AlgoritmaNews Adalah Situs Berita Perkembangan Teknologi Terkini Yang Ter Update Setiap Hari | Mulai Dari Berita Teknoligi, Sains, Perbintangan, NASA, Satelit, Tips Trik Mengatasi Masalah Yang Terjadi Pada Prangkat Teknologi dan Masih Banyak Info Menarik Lainya.
Promo Web Hosting 500mb Bw Unlimited Cuma Rp.50rb Untuk 10 Pendaftar Pertama Order disini

Showing posts with label Ilmuan. Show all posts
Showing posts with label Ilmuan. Show all posts

Ilmuwan Buat Baterai Bening untuk iPhone Transparan

Ilmuwan di Stanford University, California, Amerika Serikat (AS), coba menciptakan baterai lithium-ion berbentuk lembaran tipis yang sangat fleksibel dan transparan. Dia berharap, penemuannya bisa dipakai untuk membuat iPhone transparan.

Yi Cui dan timnya, terilhami membuat baterai tembus pandang karena mendambakan gadget Apple transparan suatu saat menjadi kenyataan.

"Saya ingin berbicara kepada Steve Jobs tentang ini. Saya ingin iPhone transparan!," kata Cui yang merupakan ahli baterai sekaligus profesor materi ilmiah di Stanford University.

Cui membuat baterai tersebut bersama dengan salah satu mahasiswanya Yuan Yang, yang merupakan penulis pertama makalah tentang baterai lithium-ion transparan.

"Jika sesuatu tampak lebih kecil dari 50 micron, mata Anda akan seperti melihat benda itu tampak transparan," kata Yang seperti dikutip dari LA Times.

Dijelaskannya, itu daya kekuatan maksimal penglihatan mata manusia berada pada rentang 50 hingga 100 micron. Yang dan Cui membuat semacam kerangka untuk baterai elektroda, yang setiap line-nya berukuran lebar 35 micron.

Karena masih dalam pengembangan, baterai ini masih terus ditingkatkan kemampuannya. Untuk saat ini, baterai ini belum cukup memberikan daya untuk laptop, namun sudah bisa dipakai untuk kamera. Dan Ciu optimistis, baterai yang dikembangkannya tak lama lagi bisa memiliki daya yang lebih kuat.



refrensi

Ilmuwan Coba Baca Pikiran Manusia

Para ilmuwan sedang berusaha membaca pikiran tentang apa yang akan dilakukan seseorang sebelum orang itu melakukannya. Jadi, ilmuan melalui penelitian terbaru sedang pembacaan pikiran seseorang.

"Ini adalah langkah yang cukup maju dan membantu pemahaman kita tentang bagaimana otak manusia merencanakan tindakan," kata mahasiswa PhD Jason Gallivan.

Penelitian ini menggunakan subjek aktivitas otak pada manusia yang dipindai menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (functional magnetic resonance imaging).

Relawan di penelitian tersebut melakukan salah satu dari tiga gerakan tangan seperti menggenggam bagian atas objek, menggenggam bagian bawah objek, atau hanya menjangkau dan menyentuh objek. Demikian seperti dikutip TG Daily.

Tim peneliti menemukan bahwa dengan meneliti sinyal dari beberapa daerah otak yang berbeda, mereka bisa memprediksi apa yang dilakukan mereka, ini lebih baik dan bukan hanya suatu yang kebetulan saja.

"Neuroimaging memungkinkan kita untuk melihat bagaimana perencanaan tindakan terungkap dalam area otak manusia tanpa harus memasukkan elektroda langsung ke otak, dan hal ini jelas tidak berbahaya," jelas profesor Culham Jody.

Gallivan mengatakan temuan baru juga dapat memiliki implikasi klinis yang penting. "Mampu memprediksi pergerakan manusia yang diinginkan menggunakan sinyal otak yang membawa kita satu langkah lebih dekat untuk menggunakan sinyal tersebut, juga misalnya untuk mengendalikan kaki palsu, seperti mereka yang menderita cedera tulang belakang," ungkapnya.

Nampaknya, jika memang penemuan ini berhasil, maka kita bisa melakukan tindakan preventif bila ada yang ingin berbuat jahat dengan kita.


Refrensi

8 Misteri yang Akan Menambah Wawasan

Ternyata Dunia itu penuh misteri. Bukan misteri gunung merapi. Tapi misteri yang tidak bisa kita percayai, tapi itu memang ADA dan bukan HOAX semata. Ada 8 misteri dunia yang menarik untuk dibaca, yang tentunya pasti akan menambah wawasan Anda.

1.Petir Abadi di Venezuela

Petir Catatumbo yang misterius adalah sebuah fenomena alam yang unik di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di Danau Maracaibo. Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk sebuah "garis" kilat sepanjang 5 kilometer, setiap 140 - 160 malam dalam setahun, selama 10 jam tiap malam, dan lebih dari 280 kali dalam 1 jam itu. Ini hampir bisa disebut 'badai permanen'. Petir ini mempunyai intensitas 400.000 ampere dan terlihat hingga 400 km jauhnya. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena tumbukan angin yang berasal dari Pegunungan Andes. Petir ini juga dijadikan sebagai navigasi oleh para pelaut.

2.Hujan Ikan di Honduras

The Rain of Fishes (Hujan ikan) ada diceritakan dalam Cerita Rakyat Honduras. Namun, juga terjadi secara nyata di Departamento de Yoro, antara bulan Mei dan Juli. Saksi mengatakan bahwa fenomena ini dimulai dengan awan gelap di langit, diikuti dengan kilat, guntur, angin kencang dan hujan lebat selama 2 - 3 jam. Setelah hujan berhenti, ratusan ikan ditemukan hidup di tanah. Orang mengambil ikan - ikan ini dan memasaknya. Sejak 1998, Festival Hujan Ikan dirayakan setiap tahun di kota Yoro.

3. Kambing yang Memanjat di Maroko

Kambing yang memanjat pohon, hanya dapat ditemukan di Maroko. Kambing ini memanjat pohon karena ingin memakan buah dari Pohon Argan, yang mirip dengan Buah Zaitun.

4. Hujan Merah di Kerala

Dari 25 Juli sampai 23 September 2001, hujan merah turun di selatan India, Propinsi Kerala. Tidak hanya merah, hujan warna kuning, hijau dan hitamjuga dilaporkan terjadi. Pemerintah India menemukan bahwa hujan ini telah "diwarnai" oleh spora dari alga, yang tersebar di udara. Kemudian, awal tahun 2006, Kerala pun menjadi perhatian dunia.

5. Ombak Terpanjang di Brazil

Dua kali dalam setahun, antara Februari dan Maret, air Samudera Atlantik bertumpuk di Sungai Amazon, menciptakan gelombang ombak terpanjang di dunia. Fenomena ini disebabkan oleh arus Samudera Atantik yang memenuhi muara sungai, sehingga menghasilkan ombak setinggi 12 kaki yang dapat berlangsung hingga lebih dari setengah jam.

6. Matahari Hitam di Denmark

Selama musim semi di Denmark, sekitar satu setengah jam sebelum senja, lebih dari 1 juta Sturnus Vulgaris (sejenis burung) berkumpul dari seluruh pelosok untuk bergabung dan membentuk suatu kumpulan yang luar biasa besar di udara. Hinnga membuat langit menjadi terasa gelap. Fenomena ini disebut Black Sun, dan dapat disaksikan di awal musim semi di barat Denmark.

7. Pelangi Api di Idaho

Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi (lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangiyang berbentuk seperti api.

8.Misteri Crop Circle

Crop circle adalah suatu bentuk lingkaran dan bentuk bentuk lain seperti geometri (dan kebayakan berukuran besar/luas ), bahkan adajuga yang yang biasa ditemui membentuk citra mahkluk hidup seperti kalajengking,bunga matahari,Lebah,dll.diladang pertanian khususunya gandum. Di Inggris, Canada, Amerika, Australia dan Jepang, banyak ditemukan fenomena crop circle. Fenomena ini biasanya muncul di musim panas saat ladang pertanian ditumbuhi dengan tanaman.. Bentuk geometri itu kadang berupa lingkaran-lingkaran atau bisajuga berbentuk rangkaian gambar yang unik, yang menunjukkan bahwa pembuatnya adalam makhluk yang cerdas. Tapi, crop circle ini bukan dibuat oleh manusia berdasarkan berbagai bukti yang telah diselidiki oleh para ilmuwan. Lantas mahkluk apa seperti yang kurang kerjaan membuat semua ini??? Crop circle banyak dijumpai di Inggris selatan.



Ilmuwan Temukan Cara Meramal Tindakan

Peneliti dari Center for Brain and Mind, University of Western Ontario menemukan cara untuk memprediksi tindakan manusia. Penemuan tersebut dipublikasikan di jurnal Neuroscience teranyar dengan judul "Decoding Action Intentions from Preparatory Brain Activity in Human Parieto-Frontal Networks."
Jody Culham dan Jason Gallivan, peneliti yang terlibat studi tersebut, menemukan bahwa cara untuk memprediksi tindakan manusia adalah dengan melihat aktivitas otaknya. Kedua peneliti tersebut mendapatkan kesimpulan setelah melakukan studi dengan merekam aktivitas otak beberapa sukarelawan selama setahun.
Untuk merekam, peneliti menggunakan functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI). Saat direkam, sukarelawan diminta melakukan tiga macam gerakan memegang objek, yakni memegang bagian atas, bawah dan amping objek. Menurut Culham, cara yang dpilihnya relatif tidak intrusif dibandingkan dengan memasukkan elektroda langsung ke otak dan bisa memprediksi aksi manusia beberapa detik sebelum eksekusi aksi tersebut.
"Hasil ini adalah satu langkah maju dalam memahami bagaimana otak manusia merencanakan aksi," kata Gallivan. Ia menambahkan, penemuan ini juga bisa membantu upaya menggunakan sinyal otak untuk mengontrol kaki palsu sehingga membantu mereka yang mengalami masalah gerak, seperti akibat kerusakan syaraf tulang belakang.


Refrensi

Seorang Professor Merekam Suara Unik yang Dihasilkan Semut

Profesor Robert Hickling sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti serangga dan merekam getaran-getaran bunyi yang mereka lepaskan. Namun, bahan-bahan yang diperoleh tidak bisa dinyatakan hingga ia mampu merekam bunyi-bunyi yang berasal dari semut.

Ia bermaksud meneliti semut di sarangnya. Mereka tidak menemukan metoda yang lebih baik daripada mengikuti bunyi-bunyi semut.

Bagaimanapun, hal yang mengejutkan ilmuwan itu adalah bahwa frekwensi bunyi-bunyi yang dilepaskan semut-semut itu bervariasi dari satu semut dengan semut lain, dan dari jenis semut yang satu dengan jenis semut yang lain.

Ada 12.000 spesies dalam dunia semut di muka bumi, melebihi ras manusia. Di hadapan jumlah yang luar biasa ini para peneliti bingung mengenai bagaimana mereka mencocokkan semua bunyi tersebut.

Beraneka bunyi semut bisa direkam dengan sukses, dan bagian-bagian dari riset ini diterbitkan di majalah Journal of Sound and Vibration tahun 2006, dan itu adalah pertama kali manusia dapat mendengar suara semut yang sebenarnya!

Peneliti ini menerbitkan banyak riset dan yang paling penting adalah tentang komunikasi antar semut di Journal of Acoustical Society of Amarican Magazine.

Peneliti-peneliti ini menunjukkan bahwa semut-semut melebihi kita dalam komunikasi akustik. Para ilmuwan mengharapkan bahwa semut menggunakan antena-antena untuk mengirim dan menerima getaran suara. Semut memperkuat isyarat-isyarat suara yang diterima seperti pada alat-alat penerima yang canggih.

Lebih dari itu, semut-semut itu bisa menghilangkan bunyi-bunyi yang melebihi batas, sehingga hal tersebut menjadi filtrasi atau klarifikasi terhadap bunyi untuk mencirikannya dari yang lain.

Ini merupakan sistem komunikasi yang sangat maju, yang selama ini tidak dikenal para ilmuwan, dan mereka baru menemukannya beberapa tahun yang lalu.

Para ilmuwan berusaha untuk menangkap isyarat-isyarat akustik yang diucapkan semut-semut. Mereka membedakan empat macam bunyi setelah melakukan pengamatan selama bertahun-tahun


Semut menggunakan sinyal akustik tertentu yang dilepaskanya saat marah. Seekor semut memberi peringatan, lalu ia mengeluarkan panggilan yang bisa diterima, dipahami, dan direspon kawannya dengan segera. Untuk mendengarkan suara semut yang sedang memberi peringatan kepada kawannya, silakan dengarkan di sini.

Para ilmuwan menyatakan bahwa semut-semut itu seperti kita, mereka melaksanakan tugas-tugas mereka secara efisien. Sambil kerja, semut-semut berbicara satu sama lain dan berkata seperti manusia.

Kita menemukan bahwa semut-semut mengorganisir proses pengumpulan makanan dan tugas-tugas lain melalui bunyi-bunyi tertentu dan berbagai perintah yang dilepaskannya, sementara semut-semut lain mendengar dan merespon!


Ini adalah suara semut dalam keadaan normal dan saat bekerja, memindahkan sesuatu, dan mengumpulkan makanan. Silakan dengarkan di sini.

Ketika semut menyerang seekor ulat, maka ia mengeluarkan suara yang menakutkan. Suara-suara tersebut benar-benar tidak bisa dipahami, dan mereka melakukan pertemuan seperti manusia. Dengarkan suara seekor semut saat menyerang seekor ulat di sini.


Phil De Vries menemukan bahwa serangga melepaskan getaran-getaran suara lemah yang dapat dibedakan oleh semut.

Kumbang penghisap mengeluarkan zat yang mengandung gula yang disukai semut. Serangga ini mengeluarkan getaran selama ia bekerja, sehingga semut sering kali terjebak sebagai mangsanya. Getaran-getaran akustik itu merupakan alat komunikasi di antara serangga.

Robert Hickling, salah seorang peneliti terkemuka mengatakan,
"Semut-semut tidak bereaksi terhadap suara manusia dan tidak terpengaruh olehnya. Tetapi jika kita mengarahkan kepadanya getaran-getaran yang sesuai, maka semut terpengaruh olehnya dan meresponnya. Ini berarti bahwa semut-semut mempunyai bahasa sendiri dan mereka sepenuhnya seperti manusia."

sumber

10 Mitos Ilmiah yang Konyol

Tidak ada yang lebih bagus dibanding memecahkan mitos (mythbusting; yang membuat sebuah program Discovery Channel, Mythbusters, terkenal), jadi inilah dia daftar kesalahpahaman dan mitos yang diketahui orang-orang tapi bisa dibilang konyol – kali ini tentang ilmu pengetahuan.

  1. Tidak ada gravitasi di luar angkasa

    tak ada gravitasi di luar angkasa

    Faktanya, ada gravitasi di luar angkasa – sangat banyak. Alasan bahwa astronot tampak tak ada beban adalah karena mereka mengorbit Bumi. Mereka jatuh ke Bumi tapi bergerak ke samping untuk menghindarinya. Jadi, mereka selalu jatuh tapi tak pernah mendarat. Gravitasi memang ada di seluruh luar angkasa secara virtual (ada tapi tak dapat dirasakan). Ketika sebuah pesawat ulang alik mencapai ketinggian orbit (Sekitar 250 mil di atas permukaan Bumi), gravitasi hanya berkurang 10%.

  2. Petir tak pernah menyambar tempat yang sama dua kali

    petir

    Lain kali jika Anda melihat sambaran petir dan Anda beranggapan untuk lari ke tempat sambaran untuk melindungi diri dari serangan selanjutnya, ingatlah ini! Petir memang menyambar tempat yang sama dua kali – malahan, ini sangat umum. Petir lebih memilih tempat-tempat tertentu seperti pohon tinggi atau bangunan. Di lapangan luas, obyek yang paling tinggi memiliki kemungkinan besar disambar beberapa kali hingga petir berpindah jauh untuk mencari target baru. Empire State Building tersambar petir 25 kali setahun.

  3. Meteor menjadi panas karena gesekan ketika memasuki atmosfer

    meteor

    Ketika sebuah meteoroid memasuki atmosfer Bumi (menjadi meteor), sebenarnya kecepatan yang memadatkan udara di depan obyek yang menyebabkan obyek tersebut memanas. Adalah tekanan di udara yang mengakibatkan panas yang cukup untuk membuat batu tersebut sangat panas sehingga bersinar bila dilihat dari Bumi (bila kita beruntung melihatnya di langit pada waktu yang tepat). Kita juga perlu menolak mitos tentang meteor panas ketika tiba di Bumi – menjadi meteorit. Meteorit selalu dingin ketika tiba di daratan – dan faktanya sering ditemukan terlapisi es. Ini dikarenakan batu tersebut sangat dingin dari perjalanannya melintasi ruang angkasa sehingga panas ketika masuk ke Bumi belum cukup untuk membakar lapisan terluarnya.

  4. Sebuah koin yang dijatuhkan dari bangunan yang sangat tinggi dapat membunuh pejalan kaki di bawah

    gedung tertinggi

    Mitos ini sangat umum sehingga menjadi cliche di sejumlah film. Mitosnya adalah bila Anda menjatuhkan koin dari puncak bangunan tinggi (seperti Empire State Building) – koin ini akan memperoleh kecepatan yang bisa membunuh seseorang bila mendarat di atas manusia di darat. Tapi faktanya adalah, aerodinamika sebuah koin tidak cukup untuk membuatnya berbahaya. Apa yang akan terjadi adalah orang yang terkena koin tersebut hanya merasa diketuk kepalanya – tentunya mereka selamat dari “bencana” tersebut.

  5. Sel otak tak dapat beregenerasi

    sel otak

    Alasan mitos ini menjadi semakin umum adalah karena mitos ini dipercayai dan diajarkan oleh komunitas ilmiah dalam jangka waktu yang lama. Tetapi pada tahun 1998, ilmuwan di Sweden and the Salk Institute di La Jolla, California menemukan bahwa sel otak pada manusia dapat beregenerasi. Sebelumnya lama dipercayai bahwa otak yang kompleks dapat terganggu oleh pertumbuhan sel baru, tapi studi menemukan bahwa memori dan pusat pembelajaran otak dapat menciptakan sel baru – memberikan harapan kepada penyembuhan penyakit seperti Alzheimer.

    Ada sisi tergelap dari bulan

  6. sisi gelap bulan

    Sebenarnya – setiap bagian dari bulan disinari pada suatu waktu oleh matahari. Kesalahpahaman ini muncul karena ada sisi tergelap bulan yang tak pernah tampak ke Bumi. Ini disebabkan oleh penguncian gelombang; hal ini dikarenakan bahwa tarikan gravitasi Bumi terhadap bulan sangat kuat sehingga bulan hanya menampakkan satu wajah ke kita.

    Wikipedia menyebutkan: “Penguncian gelombang terjadi ketika gradien gravitasi menyebabkan satu sisi tubuh astronomis selalu menghadap tubuh yang lain; contohnya, satu sisi Bulan selalu menghadap Bumi. Tubuh yang terkunci gelombang lama berotasi sebagaimana berevolusi terhadap Bumi. Rotasi ini menyebabkan satu belahan Bulan selalu menghadap Bumi.”

  7. Makanan yang jatuh ke lantai dianggap aman dimakan bila diambil kembali dalam lima detik

    makanan jatuh

    Ini adalah omong kosong yang pastinya dikenal banyak orang. Bila ada kuman di lantai dan makanan mendarat di atasnya, otomatis mereka menempel ke makanan. Selain itu, memakan kuman dan kotoran tidak selalu menjadi hal buruk karena mereka membantu kita membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat.

  8. Polaris adalah bintang paling terang di langit malam belahan utara

    bintang polaris

    Sirius sebenarnya lebih terang dengan magnitudo -1.47 bila dibandingkan dengan Polaris yaitu 1.97 (semakin rendah angkanya, semakin terang bintangnya). Pentingnya Polaris adalah bahwa posisinya di langit menandakan Utara – dan karena itu pula bintang ini dijuluki “Bintang Utara”. Polaris adalah bintang paling terang di konstelasi Ursa Minor dan merupakan Bintang Utara saat ini ketika bintang kutub berubah sepanjang waktu karena bintang menampakkan perpindahan berlanjutan yang lambat terhadap poros Bumi.

  9. Ketika tubuh dipaparkan dengan kehampaan ruang angkasa, tubuh manusia meledak

    astronot di ruang angkasa

    Mitos ini adalah hasil dari film-film fiksi ilmiah yang menggunakannya supaya memberi ketertarikan terhadap alur cerita. Faktanya, manusia dapat selamat 15 – 30 detik di luar angkasa apabila mereka menghembuskan napas sebelum terpapar hampa udara (ini mencegah paru-paru meledak dan mengirimkan udara ke pembuluh darah). Setelah 15 atau 30 detik, kekurangan oksigen menyebabkan ketidaksadaran diri yang membawa pada kematian karena kehabisan napas.

  10. Evolusi mengakibatkan sesuatu beranjak dari “rendah” ke “tinggi”

    evolusi manusia

    Padahal faktanya adalah bahwa seleksi alam mengeluarkan gen yang tidak sehat dari kolam gen, ada banyak kasus ketika sebuah organisme tak sempurna selamat. Contohnya adalah jamur, hiu, udang, dan lumut – semuanya tetap sama sepanjang waktu. Organisme-organisme ini beradaptasi dengan lingkungan mereka tanpa mengalami perubahan.

    Takson lain juga berubah besar, tapi tidak berubah lebih baik. Sejumlah makhluk mengalami perubahan lingkungan dan adaptasinya tidak terlalu baik terhadap suasana yang baru. Kecocokan mereka terhubung dengan lingkungan, bukan perubahan.


    sumber

Kingdom Makhluk Hidup Baru Ditemukan

Ilmuwan dari Inggris menemukan jenis makhluk hidup mikroskopis serupa jamur. Meski mirip, ilmuwan mengatakan bahwa makhluk hidup tersebut bisa jadi merupakan kingdom makhluk hidup baru, di luar Fungi atau Jamur, Mikroba, Tumbuhan, dan Hewan.

Para ilmuwan memberi nama "cryptomycota" pada makhluk hidup yang diduga kingdom baru itu, berarti "yang tersembunyi dari kingdom Fungi". Diketahui, Cryptomycota memiliki 3 fase hidup, sebagai parasit alga, organisme mandiri yang mencari makanan dan masa dormansi.

Dugaan kindom baru diawali dari hasil analisa genetika molekuler beberapa spesies yang dibawa ilmuwan dari lapangan. Ilmuwan menemukan bagian DNA yang terkait dengan jamur dan bagian lain yang menunjukkan perbedaan yang jelas dengan jamur.

Analisa karakteristik sel juga membuktikan perbedaan Cryptomycota dengan Jamur. Selain memiliki membran sel, spesies yang termasuk dalam kingdom jamur memiliki dinding sel. Tapi, analisa histologis membuktikan bahwa Cryptomycota tak memiliki dinding sel.

Saat ini, ilmuwan memang baru menemukan 10 persen dari seluruh spesies jamur yang ada, tapi seluruh sub grup jamur sebenarnya sudah ditemukan. Hal ini membuat beberapa ilmuwan yakin bahwa Cryptomycota adalah kingdom makhluk hidup baru.

"Ini akan menjadi menarik dengan kontroversi yang nanti akan muncul. Apakah ini merupakan jamur atau bukan?" kata Tim James, ilmuwan dari University of Michigan. Penemuan ini menurutnya mengejutkan karena mampu mengusik taksonomi jamur.

Untuk membuktikannya, serangkaian penelitian harus dilakukan. Langkah pertama adalah berupaya menumbuhkan Cryptomycota di laboratorium sehingga mudah dipelajari. Bila terbukti spesies baru, siswa sekolah menengah harus bersiap dengan tambahan materi di pelajaran Biologi.

Ilmuan Berhasil Ciptakan Nyawa Tiruan

Benar-benar dahsyat temuan ilmuan ini. Bagaimana tidak, tidak main-main, mereka berhasil menciptakan nyawa tiruan. Apakah mereka mau menyaingi Tuhan?

Terobosan baru ilmiah dilakukan ahli biologi berkewarganegaraan Amerika Serikat. Craig Venter berhasil menciptakan ‘kehidupan tiruan’ untuk kali pertama di laboratoriumnya. Sang ilmuwan tersebut, menyangkal bahwa dirinya mempermainkan Tuhan dengan karyanya itu.

Link

Penciptaan sel sintetik yang digambarkan sebagai sebuah tonggak bersejarah dalam ilmu pengetahuan oleh seorang ahli asal Inggris itu, merupakan mimpi yang menjadi kenyataan dari penelitian yang berlangsung selama 15 tahun oleh ahli rekayasa genetik, Dr Ventern.
Dia mengembuskan nyawa ke tubuh bakteri menggunakan gen yang disatukan melalui proses di laboratorium dalam sebuah konsep pengembangan, dengan tujuan utama untuk membuat organisme material genetik.

Termasuk di dalamnya, pembuatan organisme tiruan yang didesain untuk tugas-tugas khusus seperti membuat vaksin atau membersihkan polusi.

Tapi beberapa ahli melihat adanya potensi bahaya dalam temuan tersebut. Misalnya, nyawa sintetik bisa disalahgunakan untuk membuat senjata biologis.

Berbicara dalam program BBC2 Newsnight di Washington, Venter membantah tuduhan dirinya telah mempermainkan Tuhan. “Tuduhan itu selalu muncul setiap kali muncul terobosan baru di dunia medis atau ilmu pengetahuan yang terkait dengan biologi. Penelitian ini mempunyai tujuan kemanusiaan untuk mengontrol sifat alam. Itu sama seperti bagaimana kita menjinakkan hewan,” katanya.
“Ini adalah tingkat lebih tinggi dari pemahaman kita. Ini adalah tahap dimana kita bisa mulai memahami bagaimana kehidupan itu bekerja dan mungkin juga bagaimana kita bisa mengontrol sistem mikrobiologi untuk kepentingan kemanusiaan,” tambahnya.

Saat ditanya, teknik baru tersebut bisa dibeli oleh pemilik modal besar, Venter menjawab, teknologi tidak untuk diperjualbelikan. “Kami berupaya mengembangkan teknologi ini untuk memajukan bidang perlindungan vaksin. Kami akan menggunakannya untuk mengembangkan pemahaman dasar dari kehidupan sel,” jelasnya.

Venter juga menyangkal kekhawatiran sejumlah pihak bahwa teknologi itu akan digunakan sebagai bio terorisme. “Sebagian orang sepakat bahwa ada potensi yang berkembang, bahwa teknologi bisa digunakan untuk kekerasan. Tapi ada juga yang meyakini jika pengembangan ini sangat berpotensi untuk membantu kehidupan manusia,” paparnya.


sumber

Pembuatan Vaksin HIV Hampir Selesai?

Ilmuwan Australia tinggal selangkah lagi untuk menemukan vaksin untuk HIV. Mereka berharap kalau nantinya penemuan tersebut bisa membantu kehidupan manusia untuk ke depannya.

Para ahli di University of Melbourne telah menemukan orang penderita HIV yang mampu memproduksi antibodi bernama ADCC, yang mampu memicu sistem imun untuk menemukan dan menyerang virus tersebut. Demikian seperti yang dikutip dari The Age.

"Analisis sampel darah juga menemukan antibodi memaksa virus HIV untuk berubah dan membuatnya menjadi lemah," ujar Profesor Stephen Kent, pimpinan dari penelitian ini.

"Tapi karena antibodi tidak berkembang sampai menemukan virus HIV-nya, maka antibodi tersebut tidak bisa langsung menyembuhkan HIV, ketika pertama kali tiba," tambahnya.

Profesor Kent menjelaskan bahwa antibodi bisa diinjeksi sebelum orang mendapat infeski, demi pencegahaan.

"Jika sebuah vaksin dibuat untuk antibodi ini, maka bisa dipakai untuk mencegah virus tersebut," katanya.

Tim dari departemen Microbiology and Immunology University of Melbourne kini sedang mengerjakan sebuah vaksin HIV yang akan memasukkan antibodi ADCC.

"Sekira 30 juta orang di seluruh dunia terjangkit virus HIV, dan jumlah tersebut akan terus bertambah," tutup profesor Kent.

Ilmuwan Temukan Fosil Semut Raksasa

Para ilmuwan di Amerika Serikat (AS) telah menemukan fosil spesies semut terbesar yang pernah hidup di Bumi.

Ukuran semut tersebut adalah sekira 5 cm dan diduga hidup sekira 50 juta tahun lalu. Demikian seperti yang dikutip dari ABC News.

Bagaimana semut raksasa tersebut hidup dan apa yang dimakan, sampai saat ini belum diketahui, namun tak terbantahkan kalau fosil bernama Titanomyrma Lubei adalah spesimen yang impresif.

Titanomyrma Lubei adalah fosil semut terbesar, dengan berat sama seperti burung ukuran kecil. Bagian belakang semut ini juga berundak-undak seperti lebah.

Fosil semut raksasa ini sama dengan fosil yang ditemukan di Eropa, yang juga berasal dari jaman Eocene Epoch, sekira 50 juta tahun silam.

Benua Eropa dan Amerika Utara jaraknya berdekatan pada 50 juta yang lalu. Para ilmuwan mengatakan kalau semut tersebut menjelajah dari satu benua ke benua lainnya melalui pulau yang dulunya ada di sekitar wilayah tersebut.

Ilmuwan Temukan 'Lukisan' Berusia 25 Ribu Tahun

Ilmuwan menemukan lukisan buatan manusia prasejarah di dalam sebuah gua di wilayah utara Spanyol yang berusia 25 ribu tahun.

Lukisan bergambar kuda dan telapak tangan tersebut ditemukan tidak sengaja oleh para arkeolog ketika sedang mencari tanda-tanda tempat tinggal manusia prasejarah. Lukisan tersebut diperkirakan dibuat pada jaman yang sama dengan lukisan di Gua Altamira, salah satu lukisan prasejarah terkenal yang juga ditemukan di wilayah utara Spanyol, pada tahun 1979.

"Ini adalah sebuah penemuan yang tak disengaja," ujar Diego Garate, salah satu arkeolog yang ikut dalam penelitian tersebut.

"Meskipun sulit untuk menemukannya, tapi mata kami mampu untuk mengidentifikasinya," tambahnya seperti yang dikutip dari Reuters.

Pihak resmi yang melakukan penelitian tersebut, juga mengatakan bahwa para ahli akan terus menjelajahi gua tersebut untuk mencari alat-alat prasejarah lainnya.

Sekira 35 ribu tahun yang lalu, kelompok homo sapien pertama menginjakkan kaiknya di wilayah utara Spanyol.

Pada awalnya, kelompok homo sapien awal tersebut hidup berdampingan dengan neanderthals, lalu kemudian mereka mengembangkan kebudayaannya sendiri yang dikenal sebagai Palaeolithic Atas, yang bisa menghasilkan alat potong yang terbuat dari batu, serta melukis gua tempat mereka tinggal.

Refrensi : okzone

Ilmuwan Berhasil Pindahkan Cahaya

Memindahkan obyek dengan teleportasi seperti dalam fiksi ilmiah ruang angkasa ternyata sudah dilakukan ilmuwan meski sebatas memindahkan seberkas cahaya. Teleportasi terkait dengan sifat dua partikel yang dapat disatukan sekalipun terpisah jauh. Kedua partikel dapat berkomunikasi secara instan.

Untuk melakukan teleportasi cahaya, para peneliti yang dipimpin Noriyuki Lee dari Universitas Tokyo menghancurkan partikel di satu tempat dan menciptakan kembali di lokasi lain. Ini mirip dengan proses teleportasi dalam film Star Trek yang menampakkan alat teleportasi memindai seseorang, atom demi atom, menghancurkan, dan kemudian membangun kembali orang dengan pola sama.

Lee dan tim memindahkan cahaya dengan "mengaitkan" satu paket cahaya dengan separuh partikel lain, kemudian menghancurkan. Partikel yang tersisa merekam "hubungan" dengan partikel lain tadi, termasuk informasi tentang cahaya sehingga memungkinkan peneliti untuk membangun kembali cahaya dengan konfigurasi persis di tempat lain.

Menghapus Kenangan Menyakitkan


Sejumlah ilmuwan dari University of California mengklaim telah menemukan cara untuk menghapus, atau setidaknya mengurangi, kenangan menyakitkan seseorang dari otak.

Tim peneliti yang dipimpin oleh David Glanzman kabarnya telah menemukan hubungan antara sebuah protein yang disebut PKM dengan kemampuan manusia mengingat kembali kejadian-kejadian tidak menyenangkan. Meski begitu, dia berkeras, hal ini belum bisa terwujud dalam waktu dekat.

"Di masa mendatang, saya rasa kami bisa mengubah kenangan seseorang untuk mengurangi trauma dari otak," jelas Glanzman seperti dikutip Daily Mail.

"Tidak dalam waktu dekat, tapi saya pikir nantinya kami bisa masuk ke dalam otak seseorang, mengidentifikasi lokasi pengalaman traumatis untuk kemudian menguranginya," imbuh Glanzman.

Glanzman, yang merupakan seorang ahli syaraf, beserta timnya disinyalir telah mengurangi ingatan jangka panjang pada sebuah siput laut yang dikenal sebagai Aplysia juga pada syaraf yang diletakkan di cawan patri. Mereka menemukan bahwa sensasi untuk ingatan jangka panjang siput laut bisa dihapus dengan menghalangi aktivitas PKM, yaitu protein yang dihubungkan dengan memori.

Tim peneliti berhasil menghapus ingatan jangka panjang pada siput laut maupun pada sirkuit di cawan patri. Mereka adalah kelompok ilmuwan pertama yang bisa menunjukkan bahwa ingatan jangka panjang bisa dihapus pada hubungan antara dua syaraf.

Hasil penemuan ini juga bisa membantu menyembuhkan pecandu obat bius, di mana memori memiliki peran penting, maupun penyakit Alzheimer serta penyakit-penyakit lain yang berhubungan dengan ingatan jangka panjang.

Ternyata.. Ilmuwan Inginkan Sistem Peringatan Dini Perubahan Iklim

Ilmuwan menginginkan jaringan pengawasan yang lebih baik untuk gas efek rumah kaca, agar dapat memperingatkan negara-negara untuk mengurangi pengeluaran gas yang mampu menyebabkan pemanasan global.

"Yang kami harap untuk bisa dilakukan adalah melakukan peringatan yang bisa menyebabkan pemanasan, terutama di wilayah Kutub Utara," ujar Euan Nisbet, seorang ahli khusus pengeluaran gas methan dari University of London.

Ilmuwan Nyatakan Telah Temukan Galaksi Tertua

Sekelompok ilmuwan internasional mengumumkan bahwa mereka telah menemukan galaksi tertua yang terbentuk sekira 13,55 miliar tahun yang lalu.

Menurut rilis-pers dari European Space Agency, tim tersebut menemukan sebuah galaksi tua setelah menggunakan kombinasi antara Advanced Camera dari Hubble Space Telescope dengan W.M Keck Observatory di Hawaii. Demikian seperti yang dikutip dari China Daily.

Lagi-lagi.. Ilmuwan Temukan Mata Rantai Evolusi Dinosaurus

Ilmuwan menemukan sebuah fosil dinosaurus yang menjadi mata rantai yang hilang dari evolusi dinosaurus.

Dinosaurus kecil bertaring tersebut dinamakan Daemonosaurus Chauliodus, berusia lebih dari 200 juta tahun yang lalu dan ditemukan di wilayah barat Amerika Serikat (AS). Demikian seperti yang dikutip dari The Straits Times.

"Daemonosaurus Chauliodus sebelumnya tidak pernah terdeteksi di jaman dinosaurus Triassik," ujar Hans-Dieter Sues dari Smithsonian National Museum of Natural History.

Ini Dia.. Cara Ilmuwan Dunia Mendeteksi Alien

Awal Maret lalu, Seorang ilmuwan Nasa atau Badan Antariksa Amerika Serikat mengklaim menemukan alien dalam meteorit. Alien yang dimaksud itu bukanlah mahluk serupa manusia aneh dalam film Hollywood, melainkan fosil bakteri yang terkandung dalam benda luar angkasa.

Tapi penemuan ilmuwan bernama Richard B Hoover ini dibantah berbagai pihak khususnya pejabat Nasa. “Kami tidak mendukung klaim itu,” Paulus Hertz, kepala direktorat misi Nasa beberapa waktu lalu.

NASA : Ilmuan Temukan Jenis Mineral Baru di Meteorit

NASA dan para peneliti dari Amerika Serikat (AS), Korsel serta Jepang menemukan jenis mineral baru bernama 'Wassonite' di meteorit yang ditemukan di Antartika pada Desember 1969.

Meteorit tersebut mungkin berasal dari asteroid yang mengorbit antara planet Mars dan Jupiter. Wassonite adalah jenis mineral terkecil namun penting, yang diidentifikasi di meteorit yang berusia 4,5 miliar tahun tersebut. Demikian seperti yang dikutip dari Psysorg.

Mantab.. Ilmuwan Temukan Kategori Makhluk Hidup Baru

Seorang ahli biologi mengklaim bukan saja menemukan spesies baru, melainkan kategori terbaru makhlik hidup.

Hingga kini, ilmuwan membedakan makhluk hidup menjadi tiga kategori: eukaryotes (organisme dengan sel kompleks seperti binatang, tumbuhan dan manusia), serta dua divisi mikroorganisme dengan sel sederhana bakteri dan archaea.

Ilmuwan Temukan Spesies Laut Baru

Para ilmuwan dari Florida menyatakan bahwa mereka telah menemukan sebuah spesies laut baru di Teluk Meksiko, Amerika Serikat.

Florida Fish and Wildlife Conservation Commision mengumumkan bahwa mereka telah menemukan Chromodoris Fentoni, sejenis siput laut tanpa cangkang yang biasa disebut sebagai 'nudibranch'. Demikian seperti yang dikuti dari Boston.com.

Loading..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More