Menurut Vulkonolog Universitas Gajah Mada, Bambang Widjaya Hariadi, dalam pemetaan yang dilakukan peneliti Geologi UGM pada aliran lahar dingin yang melewati Kali Opak dan Gendol, menghasilkan endapan pasir, kerikil, dan bongkahan yang berjarak enam kilometer dari wilayah Candi Perambanan.


