AlgoritmaNews Adalah Situs Berita Perkembangan Teknologi Terkini Yang Ter Update Setiap Hari | Mulai Dari Berita Teknoligi, Sains, Perbintangan, NASA, Satelit, Tips Trik Mengatasi Masalah Yang Terjadi Pada Prangkat Teknologi dan Masih Banyak Info Menarik Lainya.
Promo Web Hosting 500mb Bw Unlimited Cuma Rp.50rb Untuk 10 Pendaftar Pertama Order disini

Showing posts with label Presiden. Show all posts
Showing posts with label Presiden. Show all posts

Foto 6 Presiden Indonesia Ketika Kecil dan Remaja

Presiden Soekarno

Presiden Soeharto

Presiden B.J. Habibie

Presiden Dr. Abdurrahman Wahid

Presiden Megawati Soekarnoputri

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Sejarah Pemanfaatan Situation Room Oleh Presiden Amerika

Tahukah anda ada sebuah ruangan di dalam Gedung Putih yang disebut Situation Room? Keberadaan Situation Room banyak disinggung-singgung di berbagai film Hollywood, namun acara “nonton bareng” penangkapan Osama yang dilakukan Obama dan staf Gedung Putih menjadikan ruang ini kembali diperbicangkan orang ramai, sebenarnya bagaimanakah sejarah situation Room itu?
The Situation Room, White House
Yoichi Okamoto / LBJ Library
President Lyndon B. Johnson, Walt Rostow dan lainnya melihat peta medan Khe Sanh area, Vietnam, 15 Februari 1968. Pendahulu presiden LBJ, President John F. Kennedy Situation room sebagai kamar informasi sekitar Mei 1961 setelah frustasi akibat kegagalan invasi teluk Babi.
The Situation Room, White House
Courtesy: Jimmy Carter Library
Presiden Jimmy Carter berpartisipasi di National Security Council Special Coordination Committee 3 Februari 1977.
The Situation Room, White House

Pete Souza / White House / Time Life Pictures / Getty Images

Presiden Ronald Reagan bertemu dengan Vice Chairman of the Joint Chiefs of Staff, General Robert T. Herres (atas kanan) dan Sekretaris Pertahanan Caspar Weinberger mendiskusikan kondisi US missile frigate Stark 1 Mei 1987.

The Situation Room, White House
Sharon Farmer / AFP / Getty Images

Presiden Bill Clinton melakukan telekonferensi dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela di ruang situasi 22 February 2000. Clinton menawarkan melanjutkan bantuan Amerika untuk bantuan perdamaian kepada Burundi dan dikutip oleh AlgoritmaNews dari overfame.

The Situation Room, White House
Eric Draper / White House / Reuters

Presiden George W. Bush berbicara dengan Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki melalui videoconference dari Situation Room di Gedung Putih, 4 January 2007.

The Situation Room, White House
Yuri Gripas / Reuters

Telepon kabin kedap suara dan aman, dikenal dengan nama “Superman tube” terlihat di White House Situation Room compleks di ruang bawah tanah the West Wing of the White House, 18 Mei 2007. Kompleks tersebut lalu di renovasi tahun 2007, baik luasnya maupun teknologinya terus diperbaiki

The Situation Room, White House
Brooks Kraft / Corbis

Presiden dan staff senior menggunakan ruangan tangga 18 Mei 2007, untuk pertemuan rutin dengan National Security Council dan berbicara dengan saluran videoconference aman. Selama keadaan darurat, Situation room berubah menjadi pusat management krisis.

The Situation Room, White House
Pete Souza / White House

Presiden Barack Obama berbicara dengan anggota national security team untuk mendiskusikan masalah penyergapan Osama bin Laden, di Situation Room of the White House, 1 Mei 2011.

Mantan Presiden Indonesia yang Tidak Dicatat Dalam Sejarah

syarifudin prawiranegara

Dalam sejarahnya, Negara Indonesia pernah mengalami pergantian sistem pemerintahan. Dari kesatuan berubah menjadi serikat dan berubah kembali menjadi kesatuan hingga kini.Demikian juga dengan pemimpinnya atau presidennya. Selama 63 tahun berdiri sebagai Negara, telah terjadi berkali-kali pergantian pemimpin di Indonesia. Mulai dari ir. Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono sekarang.
Sebagai penjabat presiden,umumnya orang Indonesia hanya mengenal Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati Soekarno Putrie dan Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal masih ada dua lagi presiden Indonesia dan jarang sekali disebut. Yakni Syafrudin Prawiranegara dan Mr. Asaat.
Dua orang ini pernah menjabat sementara ketika eranya Soekarno. Syafrudin Prawiranegara menjabat Presiden/ketua PDRI (Pemerintahan DaruratRepublik Indonesia) ketikaSoekarno dan M. Hatta ditawan Belanda dan ketika ibukota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda. Agar pemerintahan tetap eksis dan berjalan, akhirnya dibentuklah PDRI dengan Syafrudin Prawiranegara sebagai penjabat presiden.Syafrudin menjabat Presiden Indonesia Darurat sejak 19 Desember 1948
Mr. Syafruddin Prawiranegara, atau juga ditulis Sjafruddin Prawiranegara (lahir di Serang, Banten, 28 Februari 1911 – meninggal di Jakarta, 15 Februari 1989 pada umur 77 tahun) adalah pejuang pada masa kemerdekaan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Presiden/Ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) ketika pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda saat Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948.

Mr.assaat
Siapa Mr. Assaat ?

Lahir di sebuah kampung bernama Kubang Putih Banuhampu, pada tanggal 18 September 1904. Memasuki sekolah agama "Adabiah" dan MULO Padang, selanjutnya ke STOVIA Jakarta. Karena jiwanya tidak terpanggil menjadi seorang dokter, ditinggalkannya STOVIA dan melanjutkan ke AMS (SMU sekarang). Dari AMS Assaat melajutkan studinya ke Rechts Hoge School (Sekolah Hakim Tinggi) juga di Jakarta.
Ketika menjadi studen RHS inilah, beliau memulai berkecimpung dalam gerakan kebangsaan, ialah gerakan pemuda dan politik. Masa saat itu Assaat giat dalam organisasi pemuda "Jong Sumatranen Bond". Karir politiknya makin menanjak lalu berhasil menduduki kursi anggota Pengurus Besar dari "Perhimpunan Pemuda Indonesia". Ketika Perhimpunan Pemuda Indonesia mempersatukan diri dalam "Indonesia Muda", ia terpilih mejadi Bendahara Komisaris Besar " Indonesia Muda".
Dalam kedudukannya menjadi studen (mahasiswa), Assaat memasuki pula gerakan politik "Partai Indonesia" disingkat Partindo. Dalam partai ini, Assaat bergabung dengan pemimpin Partindo seperti : Adnan Kapau Gani, Adam Malik, Amir Syarifuddin dan lain-lainnya.
Kegiatannya di bidang politik pergerakan kebangsaan, akhirnya tercium oleh profesornya dan pihak Belanda, sehingga dia tidak diluluskan walaupun setelah beberapa kali mengikuti ujian akhir. Tersinggung atas perlakuan demikian, gelora pemudanya makin bergejolak, dia putuskan meninggalkan Indonesia pergi ke negeri Belanda. Di Nederland dia memperoleh gelar "Meester in de rechten" (Sarjana Hukum).
Sekitar tahun 1946-1949, di Jalan Malioboro Yogyakarta sering terlihat seorang berbadan kurus semampai berpakaian sederhana sesuai dengan irama revolusi.
Terkadang ia berjalan kaki, kalau tidak bersepeda menelusuri Malioboro menuju ke kantor KNIP tempatnya bertugas. Orang ini tidak lain adalah Mr. Assaat, yang selalu menunjukkan sikap sederhana berwajah cerah dibalik kulitnya kehitam-hitaman. Walaupun usianya saat itu baru 40 tahun, terlihat rambutnya mulai memutih. Kepalanya tidak pernah lepas dari peci beludru hitam.
Mungkin generasi sekarang yang berumur 30 sampai 35 tahun, kurang atau sedikit sekali mengenal perjuangan Mr. Assaat sebagai salah seorang patriot demokrat yang tidak kecil andilnya bagi menegakkan serta mempertahankan Republik Indonesia.

Assaat adalah seorang yang setia memikul tanggung jawab, baik selama revolusi berlangsung hingga pada tahap akhir penyelesaian revolusi. Pada masa-masa kritis itu, Assaat tetap memperlihatkan dedikasi yang luar biasa.
Ia tetap berdiri pada posnya di KNIP, tanpa mengenal pamrih dan patah semangat. Sejak ia terpilih menjadi ketua KNIP, jabatan ini tidak pernah terlepas dari tangannya. Sampai kepadanya diserahkan tugas sebagai Acting (Pejabat) Presiden RI di kota perjuangan di Yogyakarta.

Sebagai ilustrasi dapat dikemukakan, Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan Badan Pekerjanya selama revolusi sedang berkobar telah dua kali mengadakah hijrah.
Pertama di Jakarta, dengan tempat bersidang di bekas Gedung Komidi di Pasat baru dan di gedung Palang Merah Indonesia di Kramat. Karena perjuangan bertambah hangat, demi kelanjutan Revolusi Indonesia, sekitar tahun 1945 dipindahkan ke Yogyakarta.
Kemudian pada tahun itu juga KNIP dan Badan Pekerja, pindah ke Purwokerto, Jawa Tengah. Ketika situasi Purwokerto dianggap "kurang aman" untuk kedua kalinya KNIP hijrah ke Yogyakarta. Pada saat inilah Mr. Assaat sebagai anggota sekretariatnya. Tidak lama berselang dia ditunjuk menjadi ketua KNIP beserta Badan Pekerjanya


Sertifikat Kelahiran Presiden Obama Yang Dirilis Gedung Putih

Pastikan Tewasnya Osama, 'Obama' Jejali YouTube


Kabar kematian Osama bin Laden bukan kali ini saja bikin geger. Alhasil, ketika kabar ini kembali menggaung hari ini, masih banyak orang yang tidak yakin.

"Ah, paling hoax lagi," ujar seorang pengguna internet kepada detikINET.

Ungkapan rasa tidak percaya ini tentu tidak saja dialami satu dua orang, namun masih banyak lagi. Dan untuk menjernihkan kabar ini, pernyataan resmi Presiden Amerika Serikat Barack Obama datang memberi kepastian.

Pidato singkat Obama terkait tewasnya Osama bin Laden tak hanya mewarnai televisi-televisi di seluruh dunia, tapi juga menjejali situs berbagi video YouTube.

Pernyataan Obama ini jelas begitu penting untuk memastikan kabar yang marak beredar di berbagai corong media tersebut. Alhasil, pemirsa YouTube tak butuh waktu lama untuk mengupload pernyataan Obama ke YouTube.

Sekelebat setelah Obama menyampaikan pidatonya, seketika itu pula deretan video yang menampilkan Obama untuk memastikan kematian Osama bermunculan di YouTube.

Di antara video yang muncul antara lain berjudul 'PRESIDENT OBAMA SPEECH - OSAMA BIN LADIN IS DEAD', 'Obamas Speech on Osama Bin Laden's Death', 'Barack Obama's Speech On Osama Bin Laden's Death May 1st 2011', 'OSAMA BIN LADEN DEAD - SPEECH BY PRESIDENT OBAMA' dan masih banyak lagi.

Sebelumnya, dalam pidatonya di Gedung Putih, Obama menyampaikan bahwa pasukan AS telah menewaskan Osama yang telah bertahun-tahun diburu Angkatan Bersenjata AS.

Dikatakan Presiden AS ke-44 itu, pada Agustus lalu, pejabat intelijen AS mendapatkan informasi mengenai keberadaan Osama yang kemudian mendorong adanya operasi yang puncaknya terjadi pada Minggu kemarin dengan kematian Osama.

"Dan akhirnya, pekan lalu, saya putuskan bahwa saya telah mendapatkan intelijen yang cukup untuk bertindak dan memerintahkan operasi untuk menangkap Osama bin Laden dan mengadilinya," kata Obama dalam pidatonya di Gedung Putih.

Presiden versi PBB Bantai 800 Orang

Di tengah kecamuk revolusi berdarah di Libya, tragedi kemanusiaan yang tidak kalah mengerikan terjadi pula di negara sebenua, Pantai Gading. Kemarin (2/4) Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melaporkan, setidaknya 800 orang terbunuh akibat konflik interkomunal di Kota Duekoue yang terjadi Selasa lalu (29/3).

Laporan itu didapatkan setelah tim yang dikirim ICRC melakukan kunjungan lapangan ke kota di bagian barat Pantai Gading tersebut pada Kamis (31/3) dan Jumat (1/3). "Kami mendapat informasi, setidaknya 800 orang terbunuh pada 29 Maret. Para kolega kami juga melihat langsung ratusan jenazah. Sejak Senin (28/3), puluhan ribu warga mengungsi keluar dari kota itu, terutama ke kota terdekat, Guiglo," kata Dorothea Krimitsas, juru bicara ICRC, sebagaimana dilansir BBC.

Loading..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More