AlgoritmaNews Adalah Situs Berita Perkembangan Teknologi Terkini Yang Ter Update Setiap Hari | Mulai Dari Berita Teknoligi, Sains, Perbintangan, NASA, Satelit, Tips Trik Mengatasi Masalah Yang Terjadi Pada Prangkat Teknologi dan Masih Banyak Info Menarik Lainya.
Promo Web Hosting 500mb Bw Unlimited Cuma Rp.50rb Untuk 10 Pendaftar Pertama Order disini

Showing posts with label Recovery. Show all posts
Showing posts with label Recovery. Show all posts

Pandora Recovery Mengembalikan Semua Jenis File yg Terhapus



Pandora Recovery dapat digunakan untuk mengembalikan semua jenis tipe file yang terhapus dari hard disk dan media penyimpanan lainnya. Aplikasi ini meyediakan wizard, sehingga akan lebih mudah dalam menggunakannya. diambil dari www.putunik.com
Pandora Recovery – Mengembalikan Semua Jenis File yg Terhapus
  • Download Recuva File Recovery Terbaru
  • 3 Software Recovery Data Hard Disk yang Terformat
Aplikasi ini akan menscan memory drive dan membuat sebuah dari file yang terhapus, dan kemduian dapat dikembalikan ke sebuah lokasi yang dapat ditentukan sendiri.
Fitur dari Pandora Recovery
  • Surface (cluster) scan
  • Recover Archived, Hidden, Encrypted, Compressed files
  • Recover Alternate Data Streams (ADS)
  • Recover Images, Documents, Movies, or any other type of files
  • Recovery success estimate
  • Review File properties and Drive properties
  • Recover to Local Hard Drive, Network Drive, or Flash Drive
  • Recognizes FAT16, FAT32, NTFS, NTFS5 and NTFS/EFS
Pandora Recovery – Mengembalikan Semua Jenis File yg Terhapus 2
Pandora Recovery juga memberikan pilihan bagi kalian untuk mengembalikan data file yang terhapus secara spesifik jika kalian ingat nama, ukuran, waktu file tersebut dimodifikasi atau dibuat. Selain itu aplikasi ini dapat menampilkan preview dari file gambar atau teks sebelum di-recover.
refrensi

Mengenal Windows XP Recovery Console

Windows XP Recovery Console adalah utility yang terdapat pada CD installer Windows XP yang dapat kita gunakan untuk melakukan perbaikan atau troubleshooting sistem komputer ketika windows tidak dapat melakukan startup bahkan ketika kita telah menjalankan windows via safe mode.
Hal ini misalnya terjadi ketika windows mengalami crash atau terkena virus. Dalam artikel ini saya akan membahas sedikit tentang bagaimana cara mengakses atau instalasi Windows XP Recovery Console dan perintah-perintah apa saja yang bisa kita pakai menggunakan utility Recovery Console ini.
Cara Mengakses Windows XP Recovery Console
Terdapat 2 cara yang dapat kita gunakan untuk menjalankan Windows XP Recovery Console ini, yaitu menjalankanya langsung dari CD installer Windows XP atau dengan menginstalnya ke hardisk .
  1. Menjalankan Recovery Console dari CD installer Windows
    Untuk menjalankan Recovery Console langsung dari CD Installer windows caranya adalah sebagai berikut: 
    • Masukkan CD Windows kedalam CD ROM,
    • Set BIOS agar melakukan booting pertama dari CD ROM
    • Setelah Windows setup  berjalan biarkan sampai muncul tampilan seperti dibawah:Mengenal Windows XP Recovery Console  Image
    • Tekan R untuk menggunakan Recovery Console.
    • Selanjutnya akan muncul message “Which Windows installation would you like to log onto? Ketik saja 1 apabila hanya terdapat satu instalasi windows pada hardisk, selanjutnya ketik password Administrator windows atau langsung tekan Enter apabila tidak menggunakan password.
    • Ketika berhasil log on, tampilan Windows XP Recovery Console tampak seperti gambar dibawah:
    Mengenal Windows XP Recovery Console  Image
  2. Menginstal Recovery Console ke hardisk
    Selain menjalankan langsung dari CD Windows, kita juga dapat menginstal Recovery Console ini ke hardisk (windows), sehingga apabila suatu saat diperlukan kita dapat langsung menjalankannya.  Berikut langkah-langkah menginstall Recovery Console ke hardisk: 
    • Jalankan Windows, masukkan CD Windows XP
    • Klik Start – Run, kemudian ketik perintah :  X:i386winnt32.exe /cmdcons
      dimana X adalah CD ROM drive yang berisi CD installer Windows XP.
    • Selanjutnya silahkan ikuti proses instalasi Windows XP Recovery Console ini sampai selesai.
    • Setelah selesai, coba restart komputer Anda dan akan ada tampilan seperti terlihat pada gambar dibawah ini pada menu startup.Mengenal Windows XP Recovery Console  Image
Perintah-perintah Dasar  dalam Windows XP Recovery Console
Secara garis besar Recovery Console ini dapat kita gunakan untuk melakukan beberapa hal seperti berikut ini:
  • Melakukan manipulasi file dan directory, seperti melakukan copy file, delete file, menampilkan isi directory, membuat dan menghapus directory, serta meng-ekstrak file yang terkompresi.
  • Men-disable atau meng-enable service atau driver
  • Membuat partisi dan mem-format hardisk
  • Me-repair Mater Boot Record dan Boot Sector pada hardisk dan lain-lain.
Sedangkan untuk melihat perintah-perintah selengkapnya, kita bisa mengetahuinya dengan mengetikkan perintah: help dari console yang tersedia. Beberapa perintah-perintah dasar pada Windows XP Recovery Console ini diantaranya adalah sebagai berikut:

ATTRIB Mengganti attribute dari sebuah file atau directory

BATCH Mengeksekusi perintah tertentu dari file teks (batch file)

BOOTCFG Menentukan lokasi instalasi Windows dan memodifikasi atau membuat kembali file Boot.ini

CD, CHDIR Change Directory, berpindah direktory

CHKDSK Cek kondisi hardisk

CLS Membersihkan layar

COPY Meng-copy file ke lokasi yang lain

DEL, DELETE Menghapus file

DIR Menampilkan list file dan sub directory dalam suatu directory

DISABLE Men-disable Windows system service atau driver

DISKPART Me-manage partisi pada hard disk, termasuk menambah dan menghapus partisi

ENABLE Mengaktifkan Windows system service atau driver

EXIT Keluar dari Recovery Console dan me-restart komputer

EXPAND Mengekstark file yang terkompresi

FIXBOOT Membuat Boot Sector yang baru pada system partition

FIXMBR Me-repairs Master Boot Record

FORMAT Mem-Format hardisk

HELP Menampilkan daftar perintah

LISTSVC Menampilkan daftar semua service dan driver yang terdapat pada komputer

LOGON Logon atau Logoff ke instalasi Windows yang lain

MD, MKDIR Membuat Direktory

MORE Menampilkan text file

RD, RMDIR Removes Directory, Menghapus Directory

REN, RENAME Rename, Mengganti nama file

SET Digunakan untuk men-set environment variables

SYSTEM_ROOT Berpindah ke system_root directory

TYPE Menampilkan text file, sama seperti perintah MORE
Demikianlah sedikit pembahasan mengenai Windows XP Recovery Console, cara mengaksesnya dan beberapa perintah dasar yang bisa kita gunakan. Untuk contoh penggunaan Recovery Console dalam memperbaiki kerusakan pada sistem windows mudah-mudahan bisa saya sampaikan pada artikel selanjutnya.


Mengembalikan data yang terhapus / terformat dengan iCare Data Recovery Software v 4.5.3 Full Serial

Partisi terformat ? Memory card terformat ? Flashdisk terformat ? Diformat partisi saat reloaded Windows OS dan kehilangan file?  Coba iCare Format Recovery, yang Anda butuhkan untuk memperbaiki semua format masalah terkait. Hal ini sangat berguna ketika Anda tidak sengaja diformat hard drive, kehilangan foto dari kamera digital sd card, kehilangan file dari kartu memery, kartu flash, pen drive, removable hard drive.
pemulihan Format: iCare Format Recovery dapat membantu Anda memulihkan partisi drive yang terformat untuk mendapatkan file kembali. Media yang terformat akan dipulihkan datanya apakah format tingkat tinggi atau format biasa semua didukung.
Pemulihan drive baku: Ketika drive Anda apakah hard drive, removable hard drive, kartu sd, pen drive, usb drive ditampilkan Baku file system sering disebut drive baku, iCare Format Recovery dapat memulihkan file apa yang baku dan unaccessable. Hard drive baku, apakah Anda ingin memformat sekarang? – Jika Anda memformat drive Anda, cobalah iCare Format Recovery.
iCare Format Recovery akan menyediakan pengguna dengan preview file untuk memastikan Anda dapat memulihkan file Anda hilang.
Berikut fitur-fitur utama dari software ini :
  • Mengembalikan data dari Format ulang harddisk, SD Card, Memory card kamera digital,USB flashdisk di karena ketidaksengajaan atau kecelakan.
  • Mengembalikan MBR yang rusak yang mengakibatkan perangkat penyimpanan seperti harrdisk,SD card tidak dapat baca.
  • Mengembalikan partisi yang sengaja di hapus.
  • Mengemabalikan data dari harddisk yang menjadi new raw.
  • mengembalikan file yang di hapus menggunakan tombol Shift + Del.
  • Recovery data dari disk yang dinamis atau RAID.
  • Kegagalan dalam pemartisian.
  • Drive terkadang ada pesan not formated,do you want to format it now?.
  • Cocok di gunakan pada Windows 7.
  • Preview file gambar,atau dokumen yang hilang sebelum di recovery.
  • dan lain-lain..
iCare Data Recovery Software v 4.5.3 Full Seria

Refrensi

Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD

Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image 


Dalam artikel sebelumnya, saya telah membahas tentang bagaimana cara membackup data pada hardisk menggunakan program Macrium Reflect Free Edition.  Nah, melanjutkan artikel tersebut, dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara merestore data dari file image yang telah kita buat sebelumnya.
Terdapat 2 cara untuk me-restore data yang dapat kita jalankan yaitu sebagai berikut:
1. Restore data melalui Windows Explorer
Apabila kita hanya ingin mengembalikan suatu file atau folder tertentu saja., maka kita cukup dengan me-mounting file image tersebut menjadi sebuah virtual drive, dan selanjutnya kita tinggal buka di jendela Wndows Explorer. Restore data nantinya dapat dilakukan dengan meng-copy kan file secara manual dari virtual drive tersebut ke lokasi yang kita inginkan. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka kembali aplikasi Macrium Reflect, klik tab Restore -Explore Image.
    Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image
  2. Pilih lokasi image file yang telah kita buat , pilih drive letter yang diinginkan sebagai virtual drive, kemudian klik OK.
    Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image
  3. Selanjutnya buka jendela Windows Explorer, dan silahkan untuk mencari data yang akan direstore pada hardisk tersebut.
  4. Apabila telah selesai restore datanya, klik tab Restore – Detach Image.
2. Restore data menggunakan Macrium Rescue CD
Opsi ini kita jalankan misalkan apabila terjadi system error dan windows tidak bisa booting. Untuk menggunakan Rescue CD sebelumnya kita harus membuat terlebih dahulu CD Rescue ini pada saat Windows masih normal, berikut langkah-langkahnya:
  1. Siapkan sebuah CD kosong, buat Macrium Rescue CD, klik Other Task –  Rescue CD, pada Rescue CD types pilih aja Linux .
    Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image
  2. Klik Next, dan ikuti langkah-langkah selanjutnya untuk membuat sebuah Bootable Rescue CD.
  3. Apabila system crash atau saat kita hendak mengembalikan setingan system , masukan Macrium Rescue CD dan atur BIOS agar melakukan first booting lewat media CD / DVD.
  4. Akan muncul jendela Welcome to the image restore wizard,   klik Next, selanjutnya tentukan lokasi file image, klik Next
    Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image
  5. Pada jendela Partition Selection pilih partisi yang akan direstore, karena dalam contoh ini kita hanya memiliki 1 buah file image, maka centang aja partisi yang tersedia.
  6. Langkah selanjutnya, dan ini yang harus hati-hati adalah menentukan partisi mana yang akan kita overwrite dengan file image yang kita miliki. Pada contoh ini kebetulan hanya ada satu partisi (hardisk) sehingga tidak sulit untuk dipilih kemudian klik Next.
    Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image
  7. Pada jendela berikutnya yaitu pada pilihan New Partition Type, pilih Active, kemudian klik Next.
  8. Selanjutnya pada opsi verify image before restoring, klik aja Yes, dan klik Next untuk melanjutkan.
  9. Untuk pilihan selanjutnya yaitu Restore Master Boot Record, pilih aja yang Recommended, klik Next
    Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image
  10. Pada jendela selanjutnya klik lagi Next (pokoknya the power of Next aja dech Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image ) dan tunggu sampai proses restorasi selesai.
    Restore Data menggunakan Macrium Rescue CD Image
  11. Setelah restore image berhasil, klik OK, restart komputer anda dengan klik Cancel, dan semoga berhasil…

Trik Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition

Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image 


Salah satu cara untuk melindungi data yang tersimpan dalam hardisk adalah dengan melakukan backup secara teratur. Ibarat kata pepatah “sedia payung sebelum hujan”, maka kita juga harus siap dengan data backup sebelum kita menyesal karena kehilangan data-data berharga yang kita miliki. Dalam artikel kali ini saya akan mencoba membahas tentang cara membackup data pada hardisk menggunakan program Macrium Reflect Free Edition ver 4.2.
Macrium Reflect Free Edition adalah salah satu program utility yang menurut pengalaman saya terbukti cukup bagus untuk melakukan backup dan restorasi data pada hardisk. Aplikasi ini akan melakukan backup terhadap salah satu partisi atau hardisk secara keseluruhan (clone disk) kedalam bentuk image file.
Berikut beberapa fitur dari Macrium Reflect Free Edition:
  • Dapat membuat disk image dari sebuah partisi atau hardisk
  • Pembuatan  disk image bisa dijalankan saat Windows sedang digunakan
  • File Image dapat disimpan lewat Network, USB, Firewire drive dan DVD
  • Isi File image dapat dilihat dengan Windows Explorer
  • Backup data bisa dilakukan secara terjadwal
  • Membuat Linux Rescue CD yang support network untuk restore data
  • Support Windows XP, Windows Vista dan Windows 7, baik versi 32 bit atau 64 bit.
Backup Data dengan Macrium Reflect Free Edition
Berikut ini adalah tutorial step by step backup data pada salah satu partisi hardisk menggunakan Macrium Reflect Free Edition:
  1. Download aplikasi Macrium Free dari Web Ini
  2. Setelah di-install jalankan aplikasi ini, tampilan awalnya kira-kira seperti gambar dibawah, klik Backup – Create Image
    Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image
  3. Jendela Welcome to the create image wizard akan terbuka, klik aja Next
  4. Selanjutnya pada menu Partition Selection kita pilih drive atau partisi yang akan kita backup. Dalam contoh ini saya akan membackup partisi C: (SYSTEM) pada Disk 2, kemudian klik Next
    Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image
  5. Tentukan lokasi tempat penyimpanan image file (Backup Destination), dalam contoh ini saya menyimpannya di drive E: BACKUP pada Disk1, kemudian klik Next
    Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image
  6. Pada jendela selanjutnya Complete – Imaging operation kita bisa langsung menekan tombol Finish, atau untuk melakukan pengaturan lebih lanjut klik tombol Advanced.
    Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image
  7. Dalam menu Advanced setting ini kita bisa melakukan pengaturan bagaimana tingkat kompresi file image dibuat, disini terdapat 2 pilihan, yaitu:
    • Intellegent sector copy (Recommended), yang akan membuat image file dengan hanya membackup sektor disk yang digunakan oleh file system sehingga akan menghemat ukuran file image dan mempercepat waktu backup.
    • Make an exact copy (clone)of the partition(s), yang akan membackup seluruh partisi (cloning) kedalam file image.
  8. Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image 
  9. Pengaturan lainnya adalah mengenai File Size, yaitu apabila kita berniat untuk memecah (split) file image menjadi beberapa bagian (sub file). Untuk opsi Automatic, file akan dibagi-bagi dengan ukuran yang sesuai dengan  ukuran maksimum file system yang digunakan oleh partisi yang akan dibackup, misalnya untuk FAT 32 maka file backup akan dibatasi sampai maksimum 4GB per file atau kalau menggunakan NTFS ukuran maksimum per filenya adalah 16 GB.
  10. Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image 
  11. Apabila sudah selesai klik OK dan akan muncul jendela Save Option, untuk menentukan apakah backup akan dijalankan sekarang dan apakah backup job akan disimpan dalam bentuk XML Backup Definition File. Untuk opsi ini centang aja keduanya.
  12. Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image
  13. Selanjutnya klik OK dan tunggu sampai proses pembuatan image file  selesai. Apabila telah selesai klik OK sekali lagi dan lihatlah di folder E:IMAGE-C telah terdapat file dengan ekstention .MRIMG.
    Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image
Proses pembuatan image file telah selesai. Dengan menggunakan langkah-langkah diatas saya berhasil membackup data pada partisi drive C yang berukuran 15,4 GB dan menghasilkan image file dengan ukuran 11,5 GB dalam waktu 11.37 menit.
Melakukan Backup Secara Terjadwal
Apabila dikehendaki adanya scheduled backup, untuk membackup data secara otomatis, maka caranya adalah sebagai berikut:
  1. Jalankan Aplikasi Macrium Reflect Free, klik tab XML Definition File, klik kanan pada  file XML yang telah kita buat dalam langkah no 9 diatas, klik Schedule.Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image
  2. Pada jendela selanjutnya kita dapat menjadwalkan kapan scheduled backup akan dilaksanakan.
    Membackup Data dengan Macrium Reflect Free Edition Image
Untuk scheduled backup ini, saran saya apabila kita tidak mempunyai space hardisk yang cukup, sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering, karena pada Macrium Reflect Free Edition ini hanya dapat membackup data secara full per partisi atau hardisk saja (tidak bisa membackup per file atau folder).
Demikianlah tutorial tentang bagaimana cara membackup data pada hardisk dengan menggunakan Macrium Reflect Free Edition ini yang dapat kita lakukan secara manual maupun secara terjadwal.


4 Tools Gratis Mengembalikan File yang Terhapus

Pernah menghapus file-file penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.

Namun jangan khawatir, Anda bisa menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4 tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini dapat di-download secara gratis di internet.

1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.

Tools ini beroperasi pada sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete Plus di: Sini

2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: Sini, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.

3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon “save” untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: Sini

4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai “Recover”. User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus. Tools ini dapat di-download di: Sini


Refrensi : http://www.resep.web.id/komputer-internet/4-tools-gratis-mengembalikan-file-yang-terhapus.htm

Recovery data dengan MiniTool Power Data Recovery Free Edition

Sebagian besar kita sebagai pengguna komputer mungkin pernah mengalami kehilangan data, baik karena terhapus (delete), terformat, drive tidak terdeteksi, hardisk bad sector, rusak dan sebagainya. Kini bertambah lagi sebuah software recovery data yang bisa kita gunakan Gratis, dengan fitur yang cukup lengkap, yaitu MiniTool Power Data Recovery Free Edition.

Meskipun edisi gratis (Free Edition), tidak berarti kemampuannya dan fitur yang disertakan sedikit. Software ini mempunyai fitur yang tidak kalah dengan edisi berbayar, dan bisa kita gunakan gratis untuk penggunaan personal dan non commercial ( komputer rumahan ). Bahkan dibanding software (gratis) sejenis lainnya, fitur MiniTool Power Data Recovery Edition tergolong lengkap.

Fitur-fitur utama

Berikut beberapa fiturnya:

  • Undelete Recovery, Untuk mengembalikan data yang sudah terhapus melalui tombol Delete atau SHIFT+Delete. Mendukung berbagai file sistem, seperti FAT12, FAT16, FAT32, VFAT dan NTFS.
  • Damaged Partition Recovery, Untuk menyelamatkan data dari hardisk atau media penyimpan yang rusak atau tidak bisa di akses.
  • Lost Partition Recovery, untuk menyelamatkan atau recovery data dari partisi yang hilang atau terhapus.
  • Digital Media Recovery, untuk menyelamatkan data yang ada di berbagai edia penyimpan seperti memory card, flash drive (flashdisk), mp3 player, digital camera, iPod dan lainnya. Jenis data yang akan di recovery terfokus pada file audio, foto/gambar, dan file-file video.
  • CD/DVD Recovery, untuk melakukan recovery data dari keping CD atau DVD yang sebagian telah rusak,tergores atau tidak terbaca, termasuk recovery dari DVD-RW / CD-RW yang sudah di lakukan quick format.

Perbedaan dengan versi berbayar

Selain edisi gratis (Free Edition) terdapat beberapa edisi berbayar. Jadi apakah edisi gratis ini mencukupi kebutuhan kita ? Jika kita gunakan untuk keperluan sehari-hari, edisi gratis saja sudah cukup. Perbedaan dengan versi berbayar bukan suatu hal yang vital bagi kebanyakan pengguna. Seperti misalnya recovery untuk Dinamic Disk Volume ( biasanya hardisk untuk server), Untuk windows server, serta untuk penggunaan komersial. Jika tidak memerlukan fitur-fitur berbayar tersebut, maka edisi gratis sudah mencukupi, karena kemampuan recovery juga sama.

Selain itu, satu hal yang tidak tersedia di versi gratis adalah fitur untuk menyimpan posisi atau daftar hasil scan ketika selesai melakukan scan. Fitur ini memungkinkan kita menyimpan dan membuka hasil scan sebelumnya dan tidak perlu melakukan scan ulang. Tetapi fitur ini bukan suatu kebutuhan yang vital, karena kita bisa melakukan scan ulang jika ingin melakukan recovery lagi, meski ini kadang memerlukan waktu agak lama.

Download dan Installasi

Satu hal yang penting, ketika ingin menginstall software recovery semacam ini, sebaiknya jangan di install di drive yang akan di recovery. Jika memungkinkan install saja di Flashdisk atau media terpisah dari hardisk, sehingga mencegah tertumpuknya data dengan program yang di install, Linkyang bisa berakibat data tidak bisa di selamatkan lagi.

Setelah download dan install, setiap menjalankan program ini, ada pemberitahuan bahwa software ini gratis asal bukan untuk komersial. Beri tanda cek pada tulisan I am a home user,… kemudian klik tombol Launch Power Data Recovery Free Edition. Mungkin sedikit menjengkelkan karena setiap membuka harus melakukan hal ini, tetapi untuk versi gratis dengan fitur yang cukup banyak, sepertinya hal ini tidak begitu masalah.

Software ini dapat digunakan di sistem operasi Windows 2000, XP, 2003, Vista, 2008 dan Windows 7, baik 32bit atau 64bit. Untuk menjalankan juga tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi, meskipun dengan processor/CPU beberapa tahun lalu (sekelas pentium) dan RAM 64 MB saja sudah bisa menggunakan program ini. Software ini juga mendukung tipe IDE/SATA/SCSI, sehingga cocok untuk pengguna rumahan seperti kita.

Download MiniTool Power Data Recovery Free Edition (5.6 MB)

Ini Dia.. Cara Mengembalikan Data yang Terformat (Recovery) Pada Komputer

R-Studio adalah sebuah software yang dapat digunakan untuk mengembalikan data-data (file dan documents) yang terhapus pada Computer kita. Apa karena terhapus dari Windows Recycle Bin, data yang hilang dari hardisk yang terformat atau corrupt, terkena virus dll.

Jadi jika anda kehilangan data-data, gambar, photo, documents, music atau video, sedangkan anda masih sangat membutuhkan data-data tersebut dapat memanfaatkan Program R-Studio.

Loading..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More