AlgoritmaNews Adalah Situs Berita Perkembangan Teknologi Terkini Yang Ter Update Setiap Hari | Mulai Dari Berita Teknoligi, Sains, Perbintangan, NASA, Satelit, Tips Trik Mengatasi Masalah Yang Terjadi Pada Prangkat Teknologi dan Masih Banyak Info Menarik Lainya.
Promo Web Hosting 500mb Bw Unlimited Cuma Rp.50rb Untuk 10 Pendaftar Pertama Order disini

Showing posts with label Saham. Show all posts
Showing posts with label Saham. Show all posts

Hutan Aceh Diagunkan Broker Asing

Carbon Conservation, perusahaan broker karbon asal Australia, menjadikan hutan Aceh sebagai agunan. Perjanjian kerja sama pemasaran dan penjualan karbon kredit hutan Aceh dengan Pemerintah Aceh dijadikan aset dalam bertransaksi saham dengan East Asia Minerals Corporation, perusahaan tambang emas Kanada yang telah mengeksplorasi emas di hutan Aceh.

Demikian diungkapkan Koordinator Nasional Greenomics Indonesia, Vanda Mutia Dewi, dalam siaran persnya. Menurut Vanda, informasi tersebut didapat dari siaran pers yang diterbitkan East Asia Minerals Corporation tertanggal 3 Mei 2011 (waktu Kanada).

"East Asia Minerals Corporation, yang tercatat pada Toronto Stock Exchange, menyatakan bahwa mereka akan membayar tunai sebesar 500.000 dollar AS serta menerbitkan 2,5 juta lembar saham untuk Carbon Conservation," kata Vanda.

Dalam perjanjiannya dengan Pemerintah Aceh pada Juli 2008 lalu, Carbon Conservation mendapatkan hak eksklusif dalam pemasaran dan penjualan karbon kredit hutan Aceh pada Blok Ulu Masen seluas 700.000 hektar.

Dengan adanya transaksi dengan East Asia Minerals Corporation tersebut, kata Vanda, Carbon Conservation secara jelas telah menjadikan hutan Aceh seperti agunan yang digadaikan melalui suatu skema transaksi saham.

Di satu sisi, East Asia Minerals Corporation punya kepentingan bisnis tambang emas di hutan Aceh (Miwah Project). Di sisi lain, Carbon Conservation memiliki hak eksklusif dari Gubernur Aceh untuk menjual dan memasarkan karbon kredit dari 700.000 hektar hutan Aceh pada blok hutan Ulu Masen.

"Mengapa hutan Aceh dijadikan aset oleh Carbon Conservation untuk mendapat dana dari transaksi saham dengan East Asia Minerals Corporation? Ini jelas mengandung konflik kepentingan," ujar Vanda.

Dengan kata lain, Carbon Conservation telah menyalahgunakan perjanjian kerjasamanya dengan Pemerintah Provinsi Aceh. Karena itu, transaksi saham itu harus ditolak mentah-mentah. Menurut Vanda, motif transaksi tersebut sangat jelas untuk kepentingan bisnis East Asia Minerals Corporation dan Carbon Conservation. Buktinya, pernyataan dari East Asia Minerals Corporation dalam siaran persnya yang menyebutkan pelaku bisnis perhiasan skala besar melakukan boikot terhadap emas yang diambil dari praktik pertambangan yang tidak ramah lingkungan, atau mengambil emas dari kawasan-kawasan yang sensitif secara lingkungan.

"Hutan Aceh, terutama kawasan hutan lindungnya, tergolong kawasan-kawasan yang sensitif secara lingkungan. Perjanjian kerjasama antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Carbon Conservation telah dijadikan tameng operasi tambang East Asia Minerals Corporation melalui transaksi saham antara kedua perusahaan itu," jelas Vanda. Greenomics Indonesia menentang keras langkah Carbon Conservation tersebut. Greenomics meminta Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk tidak membiarkan transaksi tersebut berlanjut.

Vanda mengaku sudah mengonfirmasikan hal ini kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Gubernur menegaskan, tak pernah mengeluarkan rekomendasi apa pun terkait operasi East Asia Minerals Corporation di Aceh. "Bahkan, Gubernur mengaku aneh, East Asia Minerals Corporation sekarang operasional," lanjut dia.

Tindakan Carbon Conservation juga dinilai sebagai pelecehan Undang-Undang 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Greenomics telah meminta Pemerintah Aceh segera mendesak Carbon Conservation membatalkan transaksi saham tersebut. "Kami juga telah sampaikan masalah Carbon Conservation ini kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Hasbi Abdullah. Ketua DPRA dengan tegas menyatakan menolak transaksi saham antara Carbon Conservation dan East Asia Minerals Corporation yang melibatkan hutan Aceh tersebut," tandas dia.

Facebook Akan Beli Skype?


Menurut Reuters, melalui dua sumber terpercayanya, CEO Facebook Mark Zuckerberg sedang dalam pembicaraan dengan Skype, entah untuk membelinya atau membentuk sebuah usaha bersama.

Salah satu sumber mengatakan bahwa Facebook akan membeli Skype dengan harga berkisar USD3 miliar sampai USD4 miliar. Sumber tersebut juga menunjuk bahwa Initial public offering (IPO) dari Skype masih berkisar sekira USD1 miliar. Demikian seperti yang dikutip dari Mashable.

Sementara itu, sumber yang lain menyebutkan Skype tidak akan dibeli oleh Facebook, tapi kedua belah pihak akan membentuk kerjasama baru.

Hubungan antara Skype dengan Facebook sudah tidak asing lagi. Oktober tahun lalu, Skype merilis software versi 5.0 untuk Windows, termasuk sebuah tab Facebook yang memungkinkan pengguna untuk melakukan chat atau memanggil teman Facebook melalui Skype, langsung melalui newsfeed Facebook yang bisa dilihat dari aplikasi Skype.

Lalu, bukan hanya Facebook yang kini berusaha mendekati Skype. Salah satu sumber milik Reuters menambahkan bahwa Google juga sedang dalam pembicaraan dengan Skype untuk membentuk sebuah usaha bersama.

Harga Emas Akan Naik Rata-rata 20 Persen

Lembaga penelitian emas GFMS Ltd memprediksi harga emas masih akan terus mengalami reli di tahun ini. Penyebabnya, kecemasan geopolitik dan rendahnya tingkat suku bunga mendorong permintaan investasi emas. Menurut GFMS, kenaikan rata-rata kenaikan emas di 2011 mencapai 20 persen.

”Tahun 2011 harga emas rata-rata akan berada di kisaran 1.470 dollar AS per troy ounce dan kemungkinan akan naik di atas level 1.500 dollar AS,” kata Chief Excecutive Officer GFMS Paul Walker dari London kemarin.

Angry Bird Berencana 'Terbang' ke Pasar Saham

Game Angry Bird besutan Rovio terus naik daun. Alhasil mereka pun berencana 'terbang' ke pasar saham. Rencananya Rovio bakal merilis saham perdana mereka di New York Stock Exchange.

Seperti dikutip dari techtree, perusahaan yang cukup sukses dengan Angry Bird telah mengeluarkan penjelasan bahwa Initial Public Offering(IPO) sedang dalam tahap pengerjaan. Sayang mereka belum menyebut waktu peluncurannya.

Yen Capai Level Terkuat

Mata uang Jepang, yen, menyentuh level tertinggi terhadap dollar AS sejak masa Perang Dunia II. Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran krisis nuklir Jepang dan pertemuan negara-negara G7 yang membahas dampak ekonomi dari krisis tersebut.

Yen diperdagangkan pada 79,22 yen per dollar AS, dibanding 80,80 yen pada Rabu. Yen bahkan sempat menguat hingga level 76,52 pada perdagangan Kamis pagi. Adapun euro diperdagangkan pada 110,40 yen, dibandingkan 112,89 pada Rabu.

Kena Imbas Yen, Rupiah Melemah

Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta Kamis pagi tertekan 25 poin ke posisi Rp 8.795 per dollar  dari sebelumnya Rp 8.770.

Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada, di Jakarta, Kamis mengatakan, mata uang Yen yang mencatatkan penguatan memberi imbas negatif pada pergerakan rupiah pada Kamis pagi terhadap dollar AS.

Nuklir Jepang Tenggelamkan Bursa AS

Bursa saham Amerika Serikat (AS) terbenam seiring memburuknya krisis nuklir di Jepang. Bahkan, koreksi yang berlangsung telah menggerus penguatan yang terjadi pada Indeks Standard & Poor's 500 di tahun ini.

Indeks S & P 500 ditutup anjlok 1,95 persen ke 1.256,88 pada pukul 4 sore waktu New York. Sejauh ini, indeks acuan AS ini terpangkas hingga 6,4 persen dari level tertinggi 32 bulan terakhir pada Februari lalu.

Kapitalisasi Bursa Jepang Tergerus 700 Miliar Dollar AS

Hingga sore, bursa Jepang masih mendapat tekanan hebat. Indeks Topix, misalnya, mengalami penurunan terburuk sejak 1987.

Pada pukul 15.05 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific melorot 5,4 persen. Sementara itu, indeks Topix anjlok 9,5 persen. Adapun indeks Nikkei 225 Stock Average turun 10,55 persen.

Tsunami Jepang Seret IHSG ke Zona Merah

Gempa yang menyebabkan tsunami di Jepang Jumat kemarin berpotensi memberikan sentimen negatif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks Nikkei pada pukul 01.28 lalu ambles hingga 179 poin ke 10.254,43.

"Saya rasa dengan adanya bencana tsunami ini kemungkinan IHSG akan terseret ke zona merah pada penutupan perdagangan kali ini. Tapi ini merupakan koreksi yang wajar karena dalam kurun waktu empat sampai lima hari ini,

Loading..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More