AlgoritmaNews Adalah Situs Berita Perkembangan Teknologi Terkini Yang Ter Update Setiap Hari | Mulai Dari Berita Teknoligi, Sains, Perbintangan, NASA, Satelit, Tips Trik Mengatasi Masalah Yang Terjadi Pada Prangkat Teknologi dan Masih Banyak Info Menarik Lainya.
Promo Web Hosting 500mb Bw Unlimited Cuma Rp.50rb Untuk 10 Pendaftar Pertama Order disini

Showing posts with label Sepakbola. Show all posts
Showing posts with label Sepakbola. Show all posts

Fitur Revolusioner dari PES 2012

Pro Evolution Soccer (PES) 2012 tidak hanya menampilkan sistem permainan yang semakin realistis, tapi juga sejumlah fitur baru yang belum pernah ada sebelumnya. Seperti yang satu ini.

Konami menghadirkan sebuah fitur baru yang memungkikan pemain dapat mengendalikan dua karakter sekaligus. Fitur yang tidak umum memang, tapi jangan dulu beranggapan sulit.

Kendali seperti ini berada dalam Teammate Control System yang memiliki 2 modus permainan, Assisted mode dan Manual Mode.

Assisted mode, tujuan modus ini adalah ingin membawa gamer agar terbiasa dengan Teammate Control System. Pemain hanya perlu menggunakan stick analog sebelah kanan untuk mengendalikan pemain lain.

Manual mode, ini diperuntukan bagi gamer yang ingin merasakan kebebasan sepenuhnya mengendalikan dua pemain sekaligus. Demikian yang dikutip dari True Achievements.

Kedua modus ini bisa digunakan menggerakkan stik analog kanan ke arah pemain yang ingin dikendalikan, lalu tekan R3. Sedangkan untuk kembali dikendalikan komputer, pemain hanya perlu menekan tombol R3 sekali lagi.

PES 2012 rencananya akan dirilis pada bulan Oktober 2011 untuk PlayStation 3, Xbox 360, PC, Wii, PSP dan PS2.

Piala Dunia Sepakbola Robot Digelar

Piala dunia sepakbola tidak hanya milik manusia, para robot pun memiliki ajang serupa. Bertajuk RoboCup 2011, pesepakbola robot terbaik dari berbagai negara berkumpul di Istanbul, Turki, untuk memulai kick-off.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, setelah 14 tahun bergulir, RoboCup yang digelar tahun ini dirancang untuk menyiapkan robot pesepakbola yang lebih canggih. Bahkan mereka digadang-gadang dipersiapkan untuk mengalahkan pesepakbola manusia pada tahun 2050 mendatang.

Dilansir BBC dan dikutip, kompetisi ini bertujuan mengerahkan inovasi dalam pembuatan robot. Dalam pertandingan sepakbola, para robot dilatih menangani berbagai masalah.

Tak hanya menghadapi masalah dasar seperti vision atau penglihatan, robot-robot ini juga harus bisa bekerja sama sebagai satu tim. Semua robot yang bermain harus bersifat otomatis, kendati mesin dapat menyampaikan informasi secara wireless.

RoboCup selalu mengalami perkembangan kualitas robot maupun jumlah peserta yang mengikutinya. Pada 2010, sekitar 500 tim dari 40 negara termasuk diantaranya Iran, Taiwan dan Chile ikut ambil bagian dalam perhelatan ini.

Video Indonesia di Piala Dunia 1938

Video Cewe Nekad Terjun Demi Cium Messi!

Entah apa yang ada di dalam pikiran wanita muda ini. Dia nekad melompat dari tribun penonton hanya untuk memeluk dan mencium sang idola Lionel Messi. Begitu besar daya pikat para pemain bola terutama sanag striker Argentina ini sehingga mampu mebuat seorang fans bertindak diluar akal sehat. Sungguh perbuatan yang tidak patut unutk ditiru, memangnya kalo keseleo si Messi mau bayarin biaya ngurutnya??



Refrensi

Video Gol Karena Angin Kencang

Fitur Baru di FIFA Manager 12

Electronic Arts mulai buka-bukaan soal sistem permainan FIFA Manager 12. Konon, ada sekitar 700 fitur yang ditingkatkan dari seri sebelumnya.

FIFA Manager 12 sejatinya dibangun dengan engine game yang sama dengan seri sebelumnya, hanya saja EA makin menyempurnakannya. Secara visual tampilannya lebih baik, Artificial intelligence (AI) yang lebih pintar dan animasi karakter yang lebih menarik.

Dalam game ini pemain juga bisa mengevaluasi para pemainnya dengan memberikan beberapa tes dalam bentuk pertanyaan atau lainnya, sebelum gamer melakukan transfer pemain.

Transfer pemain tidak hanya berdampak pada tim, namun juga pada sponsor. Jika salah menjual pemain, bisa jadi para sponsor malah melarikan diri. FIFA Manager 12 merupakan game seri pertama yang memungkinkan aktivitas klub mempengaruhi kinerja klub itu sendiri.

Selama proses pengembanganya, EA selalu menerima masukan dari para penggemarnya. Dan dari seluruh saran yang masuk, inilah sebagian fitur permintaan yang dikabulkan oleh EA dan dikutip dari Segmentext.
- Ada tampilan progress pemain
- Aplikasi hosting kejuaraan Eropa
- Pemain bisa kehilangan tingkat moral secara permanen
- Bisa membangun stadion
- Kalkulasi instan
- Tryout pemain
- Sedikit pidato sebelum pertandingan

Adegan Nakal Tevez dengan Ferdinand

Rio Ferdinand tertawa terbahak-bahak ketika melihat foto uniknya yang ditampilkan oleh harian The Sun. Bintang Manchester United terfoto saat sedang berduel berebut bola dengan Carlos Tevez saat derby Manchester berlangsung tengah pekan lalu.
Dalam kejadian itu sebenarnya Tevez ingin mencari bola yang berada di bawah Ferdinand.

Rio berkata, "Itu ketika dia melanggar saya. Itu memang terlihat seperti pelanggaran bukan? Itu bagus baginya, tapi tidak bagiku."


Bek itu mengatakan foto itu telah menjadi bahan tertawaan oleh rekan-rekannya di Old Trafford.


"Teman-teman tertawa melihat foto itu," katanya.


Rio menambahkan, "Aku tidak terlalu yakin bagaimana hal itu terjadi. Dia menendang pergelangan kakiku. Aku jatuh dan dia jatuh di atasku."


Rio langsung memposting foto itu di halaman Twitter-nya dengan komentar: "Wow... siapa saja tolong beri alamat dari fotografer yang memfotoku ini."


Beberapa bintang olahraga langsung mengomentari foto itu. Mantan kapten kriket Inggris, Michael Vaughan, memberikan komentar: "Anda biasanya melihat foto seperti itu di acara fauna"


Rio menjawab, "Haha, apa yang sebenarnya dicari Tevez itu? Foto yang bagus!"


"Sepertinya dia mencoba menjadi pemain boneka di malam itu! Foto ini aku anggap sangat klasik, seburuk apapun kelihatannya!" pungkasnya.



Nama dan Julukan Klub serta Suporter Sepak Bola Indonesia

Seperti kita ketahui, sepak bola telah menjadi olahraga yang telah mendunia dan dapat diterima oleh segala lapisan masyarakat. Bahkan di Negara kita ini sepak bola telah menjadi gaya hidup sekaligus dapat menghidupkan semangat nasionalisme. Selayaknya Negara dengan tradisi sepak bola yang kuat, di Indonesia pun terdapat klub-klub sepak bola yang memiliki sejarah dan pendukung fanatiknya masing-masing. Di bawah ini adalah beberapa nama dan julukan dari klub-klub sepak bola Indonesia beserta suporter klub sepak bola masing-masing.


Klub: PSMS Medan
Julukan: Ayam Kinantan
Suporter: Kampak Fans Club

Klub: PSDS Deli Serdang
Julukan: Traktor Kuning
Suporter: Antrak

Klub: Semen Padang
Julukan: Kabau Sirah
Suporter: The Kmers

Klub: PSPS Pekanbaru
Julukan: Ashkar Bertuah
Suporter: Ashkar The King

Klub: Sriwijaya FC
Julukan: Laskar Jakabaring
Suporter: Sriwijaya Mania

Klub: Persita Tangerang
Julukan: Pendekar Cisadane
Suporter: Benteng Viola

Klub: Persikota Tangerang
Julukan: Bayi Ajaib
Suporter: Benteng Mania

Klub: Persija Jakarta
Julukan: Macan Kemayoran
Suporter: The Jakmania

Klub: Persitara Jakarta Utara
Julukan: Laskar Si Pitung
Suporter: North Jakmania

Klub: Persikabo Bogor
Julukan: Laskar Pajajaran
Suporter: Kabo Mania

Klub: Persib Bandung
Julukan: Maung Bandung
Suporter: Viking

Klub: Pelita Jaya
Julukan: Young Guns
Suporter: Young Guns & Roses

Klub: PSIS Semarang
Julukan: Mahesa Jenar
Suporter: Panser Biru, Snex

Klub: Persijap Jepara
Julukan: Laskar kalinyamat
Suporter: Banaspati, Jetman

Klub: Persis Solo
Julukan: Laskar Samber Nyawa
Suporter: Pasoepati

Klub: PSIM Yogyakarta
Julukan: Laskar Mataram
Suporter: Brajamusti

Klub: PSS Sleman
Julukan: Elang Jawa
Suporter: Slemania

Klub: Persiba Bantul
Julukan: The Reds
Suporter: Paser Bumi

Klub: PPSM Sakti Magelang
Julukan: Macan Tidar
Suporter: Simalodra

Klub: Persela Lamongan
Julukan: Joko Tingkir
Suporter: LA Mania

Klub: Persik Kediri
Julukan: Macan Putih
Suporter: Persikmania

Klub: Persibo Bojonegoro
Julukan: Laskar Angling Darma
Suporter: Boromania

Klub: Persema Malang
Julukan: Laskar Ken Arok
Suporter: Ngalamania

Klub: Arema Malang
Julukan: Singo Edan
Suporter: Aremania

Klub: Deltras Sidoarjo
Julukan: The Lobster
Suporter: Delta Mania

Klub: Persebaya Surabaya
Julukan: Green Force, Bajul Ijo
Suporter: Bonex

Klub: Persekabpas Pasuruan
Julukan: Laskar Sakera
Suporter: Sakera Mania

Klub: Persiba Balikpapan
Julukan: Beruang Madu
Suporter: Balistik

Klub: Persisam Putra Samarinda
Julukan: Elang Borneo
Suporter: Pusam Mania

Klub: Bontang FC
Julukan: Laskar Khatulistiwa
Suporter: Bontang Mania

Klub: PSM Makasar
Julukan: Juku Eja
Suporter: The Macs Man

Klub: Persmin Minahasa
Julukan: Manguni Makasiouw
Suporter: Manguni Fans Club

Klub: Persibom Bolaang Mangondow
Julukan: Fajar Bulawan
Suporter: Bom Mania

Klub: Persipura Jayapura
Julukan: Mutiara Hitam
Suporter: Persipura Mania

Klub: Persiwa Wamena
Julukan: Badai Pegunungan Selatan
Suporter: Persiwa Mania

14 Timnas Tangguh yang Tidak Diakui FIFA

14. Papua Barat
Tim nasional sepak bola Papua Barat adalah tim dari Pulau Papua bagian barat. Tim ini adalah anggota dari NF Board. Sebenarnya, mereka adalah termasuk dalam daftar Piala Dunia VIVA 2006, namun, mereka tidak ikut.
Pada tanggal 23 Juni 2005, Papua Barat bermain Piala UNPO di Den Haag. Mereka hanya bermain satu pertandingan melawan Maluku Selatan dan berakhir imbang (1-1). Pertandingan dilanjutkan dengan penalti yang memenangkan Maluku Selatan.

13. Maluku Selatan

Prestasi: Juara 1 UNPO Cup (2005)
Tim nasional sepak bola Maluku Selatan adalah tim resmi dari Republik Maluku Selatan. Mereka tidak bergabung pada FIFA ataupun AFC, dan mereka tidak ikut Piala Dunia FIFA ataupun Piala Asia AFC. Mereka memenangkan turnamen Piala UNPO pada tahun 2005 setelah mengalahkan Papua Barat di semifinal pada adu penalti dan Chechnya di final dengan skor 3-1

12. Provence
Prestasi: Juara 4 VIVA World Cup (2009)
Provence tim sepak bola adalah tim Dari Wilayah Provence di Perancis. Tim Suami regular tidak berafiliasi Artikel Baru FIFA & UEFA, tetapi menjadi anggota Dewan NF-sejak Desember 2008. Pada tahun 2008 dan untuk pertama kalinya sejak tahun 1921, tim Provence memainkan pertandingan, bersaing di Piala Dunia 2008 VIVA mana mereka selesai di tempat terakhir setelah kehilangan semua dari empat pertandingan mereka. Setelah beruntun kehilangan enam permainan, akhirnya tim mengklaim kemenangan pertama pada akhir tahun lalu, ketika mereka mengalahkan Monaco 3-2 di pertandingan persahabatan.
Pemain Bintang: Giordano Stefan

11. Brittania
Sepakbola Brittany pilih adalah tim sepak bola profesional Brittany, Perancis. Hal ini dikelola oleh Asosiasi Sepakbola Bretagne (BFA). Hal ini tidak berafiliasi ke FIFA atau UEFA tetapi ditandai sebagai salah satu dari enam bangsa Celtic dan juga telah disebut sebagai Little Inggris, sebagai lawan Inggris. Its game diadakan di bawah asuhan Federasi Sepakbola Prancis dan FIFA Peraturan (III.8.3, p.59). Brittany memainkan internasional resmi. BFA memiliki kolam sekitar 100 pemain di tiga divisi pertama profesional untuk memilih dari, beberapa dari mereka memiliki pengalaman sepak bola terbukti internasional. Brittany’s Stéphane Guivarc’h memenangkan Piala Dunia 1998 dengan Perancis. FA Brittany mengusulkan Celtic Piala antara tahun 1985 dan 1987.
Pemain Bintang: Philippe Billy, Yann Lauchuer, Steve Savidan

10. Occitania
Prestasi: Juara 3 VIVA World Cup (2006)
Tim sepak bola Occitania nasional adalah tim sepak bola Occitania, yang adalah nama yang diberikan ke daerah-daerah dari Italia, Perancis dan Spanyol dimana bahasa Occitan diucapkan. Hal ini dikontrol oleh Asosiasi Sepak Bola Occitania. Seperti Occitania tidak diakui negara ini bukan anggota FIFA atau UEFA, dan tim karena itu tidak memenuhi syarat untuk memasuki baik Piala Dunia atau Kejuaraan Eropa. Mereka adalah anggota Dewan Federasi Baru, dan menjadi tuan rumah Piala Dunia VIVA perdana pada bulan November 2006.
Karena tim Occitania didirikan pada tahun 2004 mereka telah memainkan pertandingan melawan Chechnya, Monaco, Siprus Utara, dan Val d’Aran.
Pada tahun 2008 Occitania lebih suka bermain di Europeada 2008 yang diselenggarakan oleh Federal Uni Eropa Bangsa-bangsa (FUEN) bukan VIVA Piala Dunia 2008 yang diselenggarakan oleh NF-Board. Dalam Europeada 2008 Occitania mencapai perempat final, yang dieliminasi oleh turnamen ada pemenang kemudian Tyrol Selatan.

9. Kurdi Irak
Prestasi: Juara 2 VIVA World Cup (2009, 10)
Tim sepak bola Kurdistan adalah tim sepak bola wakil dari Kurdistan Irak. Mereka tidak berafiliasi dengan FIFA atau Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan karena itu tidak dapat bersaing untuk Piala Dunia atau Piala Asia AFC. Federasi Irak menghadiri pertemuan Dewan Federasi Baru pada bulan Juni 2006 tetapi tidak menjadi anggota. Sebuah tim yang mewakili Kurdistan kehilangan pertandingan persahabatan 3-0 untuk tim U-23 nasional Irak.
Tim ini bermain di Piala Dunia 2008 VIVA finishing di tempat ke-4 setelah kehilangan 3-1 untuk Sápmi. pertama mereka dan hanya menang sampai saat datang di turnamen dalam pertandingan melawan Provence.
Pada bulan Desember 2008, selama 5 Rapat Umum, Kurdistan Irak diberikan keanggotaan penuh kepada Dewan NF dan merupakan kandidat gagal untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia VIVA 2011.
Bintang Pemain: Abdullah Kharzan, Abdulrida Persiar, Ferhad

8. Padania
Prestasi: Juara 1 VIVA World Cup (2008,09, 10)
Perwakilan Padania tim sepak bola adalah sebuah tim sepak bola tidak resmi yang dipromosikan oleh partai politik Lega Nord Italia yang mengklaim itu merupakan delapan daerah utara Italia yang mereka sebut Padania. Tim ini tidak berafiliasi dengan FIFA atau UEFA, atau dengan Federasi Sepakbola Italia. Mereka telah mendirikan Lega Calcio Federale Padania. Padania telah memperoleh keanggotaan sementara dari NF-Board pada tahun 2008 dan mampu mengambil bagian dalam Piala Dunia 2008 VIVA bersama dengan orang-orang Aram-Syria, Irak Kurdistan, Provence dan Sápmi, yang mereka memenangkan memukuli orang-orang Aram-Syria di final oleh 2-0.
Pemain Bintang:Scaglia Massimiliano, Michelle Cossato, Ligarotti Giordan

7. Sapmi
Tim sepak bola Sapmi nasional adalah sepak bola nasional (sepak bola) tim yang mewakili orang Sami, yang mendiami bagian utara Norwegia, Swedia, Finlandia dan Rusia. Tim ini bukan anggota UEFA atau FIFA, dan karena itu tidak berpartisipasi dalam kompetisi mereka. Tujuan dari Asosiasi Sepakbola Sami, yang mengontrol tim, adalah untuk mendapatkan status resmi. Sejak tahun 2003 mereka telah menjadi anggota NF-Board, yang mengatur pertandingan untuk tim nasional non-resmi. Sapmi pemain yang telah bermain untuk kedua tim nasional Norwegia dan untuk tim Sapmi, termasuk Morten Gamst Pedersen, Sigurd Rushfeldt dan Tom Hogli. Steffen Nystrom, dari Moss FK telah bermain untuk tim di bawah-21 Norwegia, dan melakukan debut APMI nya di Piala Dunia VIVA. Mereka berpartisipasi dalam HUT ke-50 KTFF Cup tahun 2005 di Siprus Utara. Mereka kehilangan kedua pertandingan melawan Siprus Utara dan Kosovo, finishing ketiga.
Pemain Bintang:Sandvaern Erik, Jonas Johansen, Andersen Magnus

6. Tibet
Tim sepak bola Tibet nasional adalah sepak bola yang dikendalikan oleh Asosiasi Sepakbola Nasional Tibet, sebuah organisasi warga Tibet di pengasingan. Manajer saat ini Kelsang Dhondup. Banyak dari para pemain tinggal di pengasingan di luar bangsa mereka, dan diwakili oleh Pemerintah Tibet di Pengasingan. Hal ini bukan bagian dari baik FIFA maupun AFC dan tidak berpartisipasi dalam turnamen internasional. Sebuah asosiasi didirikan pada tahun 2001. Tujuan dari Asosiasi Sepakbola Tibet, yang mengontrol tim, adalah untuk mendapatkan status resmi.
Pemain Bintang: Tsering Dhundup

5. Gibraltar
Prestasi:
* Football at the Island Games:
* Winners (8): 2007
* Runners-up (1): 1995
Gibraltar resmi tim sepak bola merupakan Gibraltar di kompetisi sepak bola dan dikendalikan oleh Asosiasi Sepakbola Gibraltar. Hal ini belum menjadi anggota FIFA atau UEFA dan karena itu tidak memenuhi syarat untuk masuk Piala Dunia atau Kejuaraan Eropa. Gibraltar diterapkan untuk keanggotaan UEFA, tetapi ditolak oleh Dewan UEFA pada tahun 2007. Masalah ini telah dirujuk ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga untuk putusan.

4. Kosovo
Tim sepak bola nasional merupakan Kosovo Republik Kosovo dalam sepak bola pria internasional. Dikendalikan oleh Federasi Sepakbola Kosovo, badan untuk sepak bola di Kosovo, mereka bukan anggota FIFA atau UEFA.
Tim sepakbola Kosovo nasional dibentuk setelah pecahnya bekas Yugoslavia, dan telah memainkan sejumlah pertandingan persahabatan. Sebagian besar dari pertandingan persahabatan yang dimainkan melawan klub sepak bola, meskipun nomor yang dimainkan melawan tim nasional negara lain. Tim saat ini sedang dilatih oleh Albert Bunjaku, yang mengambil alih pada Mei 2009.
Pemain Bintang:Anel Raskaj, Valdet Rama, Shpetim Hasani

3. Siprus Utara
Prestasi: Juara 1 FIFI Wild Cup (2006), Juara 1 Elf Cup (2006)
Tim nasional sepak bola Siprus Utara merupakan Siprus Utara, sebuah negara de facto, dalam sepak bola. Mereka adalah anggota Dewan Federasi Baru untuk negara non-FIFA-afiliasi. Stadion rumah Cyrpus Utara sebesar 20 Temmuz Stadi di Kyrenia dan pelatih kepala mereka? lker Ertemel. Mereka adalah FIFI saat juara Piala Wild, setelah memenangkan acara di Jerman pada bulan Juni 2006. Mereka juga ELF saat Piala juara, setelah memenangkan acara di rumah pada bulan November 2006.
Pemain Bintang: Oraloglu Ali, Delvis Kolcu, Piro Hasan

2. Basque Country
Basque Country tim sepak bola dianggap tim nasional dari wilayah Basque Country yang lebih besar sebagai pemain yang dipilih dari Basque Country Otonomi Komunitas, Navarre dekat dan Utara Basque Country di Perancis bermain untuk itu. Tim ini disebut dengan berbagai nama termasuk Euskal Herriko Selekzioa, Selección de Euskadi, Euskal Selekzioa, Basque Euskadi XI dan XI. Tim ini bernama Euskadiko Selekzioa sampai 2007, ketika berubah nama menjadi Euskal Herriko Selekzioa. Hal ini juga dapat dianggap sebagai tim sepak bola resmi regional dari Basque Country Otonomi Komunitas. Mereka tidak berafiliasi dengan FIFA atau UEFA dan oleh karena itu hanya diperbolehkan untuk memainkan pertandingan persahabatan.
Pemain Bintang: Xabi Alonso (2 cap / 0 gol), Javi Martinez (1 / 0), Muniain Iker (1 / 1), Igor Gabilondo (9/1)


1. Catalonia
Prestasi:
* Copa Príncep d’Astúries
o Winners 1916. 1917, 1922, 1924, 1926: 5
o Runners-Up 1915: 1
Catalonia Tim nasional sepak bola adalah tim sepak bola resmi Catalonia. Hal ini diselenggarakan oleh Catalonia Federasi Sepakbola. Tim ini telah disebut dengan berbagai nama termasuk Selecció Catalana, Selecció de Barcelona dan XI Catalan. Catalonia tidak berafiliasi baik FIFA atau UEFA dan karena itu tidak diperbolehkan untuk berpartisipasi baik dalam Piala Dunia FIFA atau Kejuaraan Eropa. Namun sejak 1904 tim telah memainkan hampir 200 pertandingan melawan berbagai nasional, tim regional dan klub. Sejak tahun 1997 mereka telah memainkan pertandingan internasional lebih teratur. Di antara tim mereka telah memainkan adalah Nigeria, Brazil dan Argentina. permainan yang paling mereka baru-baru ini adalah 4-2 menang atas Argentina di Camp Nou pada bulan Desember 2009, dan 4-0 menang atas Honduras pada bulan Desember 2010. Pada tanggal 3 November 2009, disepakati bahwa Johan Cruyff akan menjadi pelatih samping, mengambil kendali resmi dari 9 November 2009.
Pemain Bintang: Cesc Fabregas, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Bojan Krkic, Carles Puyol, Sergio Busquets, Gerard Pique, Victor Valdes, Sergio Garcia, Sergio Gonzalez.


Gone in 5 Seconds Rekor Baru Kartu Merah Tercepat

undefined

Mungkin Anda sudah akrab dengan kalimat 'Gone in 60 seconds' sebuah judul film box officeHollywood yang terkenal dan dibintangi oleh Nicolas Cage serta Angelina Jolie.

Kini saya punya plesetannya untuk dunia sepak bola, 'gone in 5 seconds' atau hilang dalam 5 detik merujuk ke rekor kartu merah tercepat yang baru saja tercipta di Liga Jepang.

Takahiro Masukawa mungkin memang benar-benar telah berhasil memasukkan namanya dalam buku sejarah sepak bola dunia, namun sayangnya untuk sebuah alasan yang salah.

Bek dari klub Nagoya Grampus tersebut mendapatkan salah satu kartu merah tercepat di laga J-League hari Sabtu lalu melawan Shimizu S-Pulse, ia diganjar setelah menghadang lawannya yang berpeluang mencetak gol memanfaatkan kesalahan Masukawa yang tak siap menerima back pass dari rekannya usaikick off.

Satu-satunya alasan yang mungkin sedikit membuat Masukawa terhibur adalah skor akhir laga tersebut, dengan bermain 10 pemain sejak menit pertama Nagoya tetap sanggup mendulang poin, meski hanya satu dari skor 1-1 yang ada.

Raja Nainggolan, Pemain Berdarah Indonesia Diincar AS Roma

Ada yang membuat para penggemar sepakbola Indonesia ikut senang saat AC Milan melawan Cagliari, Minggu dinihari WIB. Yakni, tampilnya pemain berdarah Indonesia, Raja Nainggolan.

Memang, Cagliari saat itu kalah telak 1-4 atas Milan, tapi Nainggolan tampil cukup memukau selama 90 menit pertandingan. Bahkan, belakangan tersiar kabar, pemain berdarah Batak ini jadi salah satu incaran klub AS Roma.

Pemain berusia 22 tahun ini lahir dari ayah Batak dan ibu Belgia. Ia sudah jadi pemain langganan Timnas Belgia U-21. Bahkan sekali tampil di Timnas Belgia senior di Piala Kirin melawan Cile tahun lalu.

"Aku ke sini untuk mengembangkan permainanku. Aku bisa bermain di segala posisi di tengah. Mereka bilang aku kuat secara fisik meski tidak tinggi," kata Nainggolan saat bergabung awal musim ini di klub Cagliari.

Sebenarnya awal musim ini sebelum jadi pemain pinjaman Cagliari, Nainggolan sudah dilirik klub AS Roma dan Fiorentina. Namun, Cagliari lebih dulu mengikatnya.

Kini, permainannya Nainggolan yang tinggi 175 cm, semakin memikat. Sebagai gelandang serang ia sudah menyumbangkan dua gol untuk Cagliari di musim ini dari 15 kali pertandingan.

Bukan tak mungkin AS Roma atau Fiorentina jadi merekrut pemain muda satu ini. Paling tidak, dari kubu Cagliari sudah terdengar kabar bahwa ia bakal dikontrak untuk jangka waktu empat tahun.

Naiggolan merupakan salah satu contoh bahwa pemain bedarah Indonesia mampu bersaing di level sepakboa tinggi seperti Seri A Liga Italia. Bukan tak mungkin pemain dari Indonesia akan mengikutinya.


sumber

Video: Anti-Diving Soccer Shin Pads - Temuan Baru Pendeteksi Diving pada Sepakbola

Setiap Gol Pemain MU Dihargai Rp 1.500 Oleh Tri

Operator GSM 3 (baca:Tri) memiliki program unik dalam menyambut laga puncak English Premier League (EPL). Setiap gol yang dicetak pemain Manchester United (MU), pengguna mitra operator resmi Red Devils ini di Indonesia akan diganjar bonus pulsa senilai Rp 1.500.

Hanya saja program bertajuk MU Gol ini tidak ditujukan di setiap pertandingan MU. Namun hanya saat bertanding melawan Chelsea di akhir pekan lalu dan versus Blackburn Rovers pada 14 Mei mendatang.

"MU Gol kami dedikasikan bagi para pecinta MU di Indonesia yang saat ini tengah memberikan dukungan penuh bagi tim MU di ajang EPL. Sekaligus menciptakan euphoria EPL yang saat ini sudah masuk ke tahap penentuan juara. Kami optimistis piala EPL akan kembali diraih oleh MU setelah 18 kali memenangkan ajang bergengsi ini," ujar Mustafa Kapasi, Head of Marketing Tri.

Pelanggan TriMU baik kartu yang lama dan baru berkesempatan mendapatkan bonus pulsa ini. Caranya, cukup melakukan isi ulang minimum Rp 20.000 – per pengisian pulsa dan tidak berlaku akumulasi di tanggal 3 – 6 Mei untuk mendapatkan bonus pulsa dari setiap gol yang dicetak MU pada 8 Mei 2011. Atau mengisi ulang di tanggal 10 – 13 Mei 2011 untuk mendapatkan bonus di pertandingan tanggal 14 Mei 2011.

Gratis pulsa akan diberikan paling lambat 1 – 2 hari setelah tanggal pertandingan atau pada tanggal 10 dan 16 Mei. Pelanggan akan mendapatkan SMS notifikasi sebagai konfirmasi bahwa pulsa sudah dikirimkan ke nomor pelanggan.

"MU Gol dan Tarif TriMU merupakan bagian dari rangkaian kerja sama Tri dan MU yang masih berlangsung hingga 2012 mendatang. Di tahun ini, kami sudah mempersiapkan beragam program bersama yang tentunya dapat mendekatkan para pecinta MU dengan tim sepak bola favoritnya," tutup Mustafa, dalam keterangannya

10 Fakta Menarik Tentang Perseteruan Real Madrid Vs Barcelona FC

El Clasico (bahasa Inggris: The Classic), juga dikenal sebagai El Derbi Español atau El Classic adalah nama generik yang diberikan untuk setiap pertandingan sepak bola antara FC Barcelona dan Real Madrid. Hal ini ditentang setidaknya (dan biasanya) bi-setiap tahun sebagai bagian dari kompetisi La Liga Spanyol, dengan maksimum sembilan pertandingan tahun, dengan dua tambahan di Copa del Rey, Liga Champions, dan Supercopa de España, dengan lain mungkin dalam UEFA Super Cup. Selain Final Liga Champions, itu adalah klub yang paling mengikuti pertandingan sepak bola di dunia, disaksikan oleh ratusan juta orang.

Persaingan itu muncul sebagai Madrid dan Barcelona adalah dua kota terbesar di Spanyol, dan dua klub adalah klub sepakbola paling berhasil dan berpengaruh di negeri ini. Real Madrid telah mengumpulkan 73 piala dan Barcelona 68, sementara Athletic Bilbao datang ketiga dengan 32 piala. Mereka kadang-kadang diidentifikasi dengan lawan posisi politik, dengan Real Madrid dan Barcelona mewakili nasionalisme dan nasionalisme Catalan Spanyol masing-masing.

1. Lebih dari sekedar batas geografi

Liverpool vs Everton, Arsenal vs Spurs, dan AC Milan vs Intermilan adalah pertandingan-pertandingan derby panas dan sarat emosi. Fakta ini tidak bisa dipungkiri. Walaupun tradisi dan emosi dari rivalitas mereka begitu luar biasa, namun secara fundamental, persaingan tersebut hanyalah sebatas daerah geografis. Persaingan kedua tim hanyalah karena mereka mempunyai markas yang berdekatan satu sama lain. Jadi demi menjaga gengsi dan mengukuhkan siapa yang paling hebat dalam wilayah yang sama, timbullah rivalitas. Namun, persaingan antara Barcelona dan Real Madrid melebihi batas-batas wilayah. Rivalitas mereka abadi, karena yang ikut bersitegang adalah ibu kota dengan daerah yang hendak merdeka.

2. Catalunya vs Castille
Barcelona dan Madrid merupakan dua kota terbesar di Spanyol. Hal itu saja sebenarnya sudah cukup untuk membentuk suatu rivalitas. Namun, mereka juga adalah tuan rumah dari dua daerah yang sangat berbeda baik secara kultur dan emosi. Dua kota tersebut juga menghasilkan dua ‘mahzab’ intelektual yang berbeda, dan tentu saja, berseberangan satu sama lain. Barcelona adalah Catalan, Madrid adalah Castillian. Orang-orang Catalan adalah masyarakat yang bebas, sedangkan Castille lebih seperti Keraton-nya Spanyol dan pusat pemerintahan. Perseteruan memuncak ketika Jenderal Franco, orang Madrid, yang beraliran fasisme, ingin ‘membasmi’ daerah Catalan. Jadi, ketika El Clásico digelar dan dimenangi Barcelona, ini merupakan kemenangan seluruh rakyat Catalunya dalam membebaskan diri dari tirani pusat. Jika yang menang adalah Real Madrid, berarti ini adalah kemenangan pemerintah dalam upaya menegaskan kekuasaannya.

3. “Everyone picks a side”
Pernyataan di atas adalah perseteruan ideologi, sosial, dan politik antara kebudayaan daerah yang ingin merdeka dengan pemerintah pusat yang kuat, dan tidak hanya melibatkan FC Barcelona dan Real Madrid, atau Catalunya dan Castille, tetapi juga seluruh masyarakat Spanyol. Ketika duel El Clásico berlangsung, dapat dipastikan, seluruh orang di Spanyol akan terbagi dua. El Clásico mempunyai fungsi yang ‘unik’ yaitu sebagai ‘pembatas transparan’ antara dua daerah dalam satu negara. Suporter dari klub lain, siapa pun mereka, akan memilih salah satu di antara Barcelona dan Real Madrid, berdasarkan kepentingan dan ideologi masing-masing, everyone (should) picks a side.

4. Merupakan anggota dari Liga Terbaik di dunia
Apapun konteks-konteks budaya yang terdapat pada duel El Clásico, tidak akan ada orang luar yang peduli pada pertandingan tersebut ia jika terdapat pada, misalnya, Liga Domestik Siprus. Tapi ini tidak. Duel tersebut berasal dari La Liga Primera, yang merupakan liga terbaik di dunia berdasarkan penilaian FIFA (dalam diskusi debate panjang lainnya, liga-liga lain mungkin saja muncul sebagai liga yang lebih baik, namun setidaknya La Liga adalah salah satu liga sepakbola terbaik di dunia), jadi seluruh perhatian insan sepakbola pasti tertuju ke sana.

5. Menampilkan dua klub terbaik dari La Liga

Tidak hanya gengsi, namun dominasi kedua tim di La Liga merupakan jaminan panasnya pertandingan ini. Karena kedua tim biasanya berada di pucuk klasemen, maka hasil dari El Clásico menjadi sangat menentukan siapa yang akan merajai liga pada akhir musim. AC Milan vs Intermilan mengkin adalah derby perseteruan dua klub papan atas Serie A, tetapi di sana juga terdapat Juventus dan AS Roma untuk disaingi. Sehingga, kadang-kadang, tifosi merasa pertandingan AC Milan vs Juventus atau Intermilan vs AS Roma menjadi sama krusialnya. Dan hal ini menjadikan signifikasi partai derby kota Milan agak berkurang. Lain halnya dengan Barcelona vs Real Madrid yang begitu menentukan. La Liga memang bukanlah pacuan dua ‘kuda’ saja, tetapi selalu ada dua kuda berwarna ‘merah biru’ dan ‘putih-putih’ yang ikut serta. Dua kuda ini juga belum pernah terdegradasi ke divisi bawah (dan sepertinya tidak akan pernah, baik itu karena kualitas maupun lobi politik mereka yang kuat di Spanyol).

6. Dan pemain-pemain terbaik di dunia
Karena Barcelona dan Real Madrid merupakan dua di antara klub-klub terkaya di dunia, mereka selalu dihuni oleh pemain-pemain terbaik pula. Misalnya, ketika Lionel Messi cedera, di bangku cadangan sudah ada Henry, Deco, atau Ronaldinho. Kita juga masih ingat Madrid pernah dihuni pemain sekelas Zidane, Ronaldo, Raúl, Figo, Beckham, dan Roberto Carlos yang bermain bersamaan. Ketika El Clásico berlangsung, kita seperti melihat uang ratusan jutaan dollar sedang ‘berlari-lari’ di atas lapangan.

7. Juga beberapa talenta lokal
Di samping belanja pemain-pemain kelas dunia tersebut, kedua tim juga dipenuhi oleh talenta-talenta lokal binaan kubu masing-masing. El Barça punya Valdés, Puyol, Xavi, Iniesta, dan Bojan yang merupakan produk-produk dari akademi sepakbolanya, sedangkan Messi dan Giovanni adalah anak-anak muda yang bersekolah di Barcelona sejak kecil. Sedangkan Los Blancos punya Casillas, maskot tim Raúl, dan Guti yang merupakan didikan akademi Madrid. Dan hebatnya, pemain-pemain ini adalah anggota timnas Spanyol. ‘Rasa’ lokal ini menjamin bahwa tak seorang pun di lapangan yang akan melupakan aspek-aspek budaya yang melatarbelakangi El Clásico. Arsenal mungkin diisi pemain-pemain muda bertalenta, namun nyaris tidak ada pemain asli Inggris di sana. Manchester United sekarang hanya tinggal menyisakan pemain tua seperti Giggs dan Scholes sebagai binaan asli mereka. Itulah bedanya dengan El Clásico.

8. Sejarah transfer yang ‘kontroversial’ antara kedua tim.
Sebagai dua klub terkuat dan terkaya di Spanyol, tak dapat dihindari, Barcelona dan Real Madrid akan berebut mendapatkan tanda tangan pemain top. Salah satu dari kasus tersebut adalah ketika kedua klub berniat mengontrak pemain River Plate, Alfredo Di Stefano pada tahun 1953. Transfer tersebut sangat kontroversial dan merupakan salah satu pemicu ‘kerasnya’ El Clásico. Sebuah kontrak janggal dilakukan ketika Di Stefano menandatangani proposal kedua klub sekaligus. Ia akan bermain dua musim untuk Real Madrid (yang menghubungi lebih awal) dan dua musim untuk Barcelona.

Namun, setelah melihat debut pertamanya di Real, El Barça setuju untuk melepaskan Di Stefano secara permanen. Hal ini masih menjadi perdebatan: Pertama, bahwa Barcelona melihat penampilan Di Stefano yang kurang menjanjikan dalam debutnya. Kedua, ada indikasi bahwa Barcelona ditekan oleh diktator Jenderal Franco yang pro-Madrid, yang mengancam akan memberlakukan larangan untuk pemain asing bermain di La Liga.

Tren ini pun terus berlanjut; kedua tim terus bersitegang untuk mendapatkan pemain-pemain top (seperti yang mereka lakukan pada David Beckham tahun 2003). Namun tidak ada yang lebih ‘menyakitkan’ selain ketika salah satu pemain dari tim ini hengkang ke tim lainnya, seperti yang terjadi pada Luis Enrique, yang pindah dari Madrid ke Barcelona, atau kasus Luis Figo pada tahun 2000, yang hijrah dari Azulgrana ke Los Merengues dan memecahkan rekor transfer (sebelum Zidane) sebesar 65 juta Euro. Dan ketika kembali ke stadion mantan klubnya, cemoohan, teriakan, bahkan lemparan kepala babi harus mereka terima. Semuanya karena atmosfir ‘neraka’ El Clásico.

9. Ukuran stadion
Santiago Bernabéu stadium

Camp Nou Stadium

Nama besar kedua klub ternyata juga didukung oleh besarnya stadion yang mereka miliki. Baik Camp Nou maupun Santiago Bernabéu merupakan stadion elit dan raksasa sehingga menjanjikan atmosfer yang luar biasa. Camp Nou bahkan merupakan stadion berkapasitas terbesar di Eropa, yaitu sanggup menampung 98.772 kursi. Sebelum direnovasi, stadion ini malah pernah terisi 200 ribu penonton dalam salah satu El Clásico. Sedangkan Santiago Bernabéu mampu menampung 80.400 Madridistas dan dinobatkan sebagai salah satu stadion berfasilitas terbaik di dunia.

10. Menghasilkan tontonan sepakbola yang berkualitas
Jika yang terjadi di lapangan adalah sebuah tontonan yang mengecewakan, semua poin di atas tidak ada artinya. Dan tanah Spanyol akan menjadi tempat yang menyedihkan jika semua orang menunggu-nunggu partai yang diadakan sekali dua tahun ini, hanya untuk menyaksikan pertandingan yang menyisakan buruk dan membosankan. Tapi tidak. Pertandingan El Clásico, secara tradisi, selalu mempertontonkan sepakbola berkualitas, menyerang, atraktif, penuh skill, dan aroma ‘membunuh’ yang dahsyat. Skor-skor menakjubkan, seperti 3-3, musim lalu di Camp Nou adalah contoh betapa alotnya pertandingan ini.

Fakta - Fakta Lain
  1. El Clasico di Spanyol untuk pertama kalinya dilangsungkan pada 17 Februari 1902.
  2. El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona tidak hanya terjadi di lapangan, tapi juga dalam bursa transfer. Kasus yang paling terkenal adalah perebutan Alfredo Di Stefano di tahun 50-an. Kedua tim sama-sama mengklaim telah mendaftarkan pemain legendaris Argentina itu sebagai pemain dan membayar transfer ke River Plate. FIFA akhirnya mengintervensi dan meminta kedua tim saling berbagi jatah musim untuk Di Stefano. Namun Barcelona memilih mundur dan Real Madrid membayar kompensasi kepada rival utamanya itu.
  3. Real Madrid dan Barcelona juga saling bersaing dalam hal jumlah suporter. Hasil riset terakhir Mei 2007, 32.8 persen fans sepakbola di Spanyol lebih berpihak pada Real Madrid, sementara 25.7 persen berkubu Barcelona.
  4. Di kompetisi domestik La Liga Spanyol, El Clasico dinihari nanti di Santiago Bernabeu menjadi edisi ke-160.
  5. Raul Gonzalez menjadi pemain yang paling sering mencetak gol di El Clasico. Total, dia sudah melesakkan 11 gol.
  6. Total ada 24 pemain yang saling bertukar klub dalam satu sesi transfer, baik itu dari Barcelona ke Real Madrid, atau Real Madrid ke Barcelona. Proses transfer yang paling menyita perhatian adalah Luis Enrique (Madrid ke Barca di tahu 1996) dan Luis Figo (Barca ke Madrid di tahun 2000).

17 Video Gol Teraneh

1. Dua Gol dalam 30 Detik


2. Kiper Bodoh




3. Gol "Tangan Tuhan" Maradona



4. Anak Gawang Mencetak Gol


5. Ehm



6. Pelatih yang Mencetak Gol


7. "Tangan Tuhan" Messi


8. Perbandingan "Tangan Tuhan" Maradona dan Messi


9. Fair Play Aneh


10. Penonton Mencetak Gol


11. Benar-Benar Bunuh Diri!



12. Gol Paling Kurang Ajar


Loading..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More