AlgoritmaNews Adalah Situs Berita Perkembangan Teknologi Terkini Yang Ter Update Setiap Hari | Mulai Dari Berita Teknoligi, Sains, Perbintangan, NASA, Satelit, Tips Trik Mengatasi Masalah Yang Terjadi Pada Prangkat Teknologi dan Masih Banyak Info Menarik Lainya.
Promo Web Hosting 500mb Bw Unlimited Cuma Rp.50rb Untuk 10 Pendaftar Pertama Order disini

Showing posts with label Surya. Show all posts
Showing posts with label Surya. Show all posts

Membuat Animasi Tata Surya Dengan Adobe Flash CS5

Tata surya merupakan sekumpulan objek yang berpusat pada Matahari dan terdiri dari sekumpulan planet-planet yang memiliki orbit-orbit mengelilingi matahari (yakni Uranus, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Neptunus) beserta bulannya masing-masing yang mengelilingi setiap planet dan semua objek yang berada di orbit matahari (seperti Asteroid, Komet, dan lain-lain).
Membuat Animasi Tata Surya Dengan Adobe Flash CS5 ImageAda banyak cara untuk menganimasikan sebuah pergerakan planet dan satelitnya dari matahari yang kesemuanya menggambarkan tata surya. Salah satunya adalah dengan apa yang akan kita buat kali ini, yaitu memanfaatkan Drawing API pada Flash untuk menggambarkan komponen-komponen tata surya berupa matahari, planet, dan satelitnya. Selain itu untuk membuatnya beranimasi, kita akan melakukan update posisi relative planet dan satelitnya terhadap orbit berupa lingkaran dengan mengubah nilai rotation MovieClip/Sprite/Shape-nya masing-masing secara berkala dalam interval waktu tertentu sesuai nilai FPS, dengan mendefinisikan listener Event.ENTER_FRAME pada stage.
Pada Trik kali ini, kita akan coba menggambarkan matahari yang dikelilingi oleh satu planet dan satu satelit saja, dengan langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut:
  1. Buatlah sebuah file Flash baru dengan fitur ActionScript 3.0. Caranya klik menu File > New > General > ActionScript 3.0.Membuat Animasi Tata Surya Dengan Adobe Flash CS5 Image
  2. Klik Menu Modify > Document. Membuat Animasi Tata Surya Dengan Adobe Flash CS5 Image
  3. Untuk memberikan kesan Animasi ini berlatar belakang luar angkasa, ubah warna document menjadi gelap. Membuat Animasi Tata Surya Dengan Adobe Flash CS5 Image
  4. Pada panel Properties, tuliskan TataSurya di kolom Document Class. Tekan Enter pada Keyboard, bila muncul warning maka abaikan saja, karena file berisi definisi class-nya baru akan kita buat berikutnya. Membuat Animasi Tata Surya Dengan Adobe Flash CS5 Image
  5. Klik menu File > Save As. Simpan dengan format FLA.
  6. Buat sebuah file Flash baru dengan fitur ActionScript 3.0 dengan mengklik File > New > General > ActionScript File. Membuat Animasi Tata Surya Dengan Adobe Flash CS5 Image
  7. Tuliskan Script berikut ini pada File:
  8. 1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    23
    24
    25
    26
    27
    28
    29
    30
    31
    32
    33
    34
    35
    36
    37
    38
    39
    40
    41
    42
    43
    44
    45
    46
    47
    48
    49
    50
    51
    52
    53
    54
    55
    56
    57
    58
    59
    60
    61
    62
    63
    64
    65
    66
    67
    68
    69
    70
    71
    72
    73
    74
    75
    76
    77
    78
    79
    80
    81
    82
    83
    84
    85
    86
    87
    88
    89
    90
    91
    92
    93
    94
    95
    96
    97
    98
    99
    100
    101
    102
    103
    104
    105
    106
    107
    108
    109
    110
    111
    112
    113
    114
    115
    116
    117
    package
    {
    import flash.display.*;
    import flash.events.*;
     
    public class TataSurya extends MovieClip
    {
    private var matahari:Sprite = new Sprite();
    private var bumi:Sprite = new Sprite();
    private var bulan:Shape = new Shape();
     
    public function TataSurya()
    {
    matahari.graphics.beginFill(0xFFCC00);
    matahari.graphics.drawCircle(0,0,40);
    matahari.graphics.endFill();
    matahari.graphics.beginFill(0x000000);
    matahari.graphics.drawCircle(-10,-10,5);
    matahari.graphics.drawCircle(10,-10,5);
    matahari.graphics.endFill();
    matahari.graphics.lineStyle(0,0x000000);
    matahari.graphics.moveTo(-20,10);
    matahari.graphics.curveTo(0,20,20,10);
    matahari.graphics.lineStyle(0,0x555555);
    matahari.graphics.drawCircle(0,0,120);
     
    bumi.graphics.beginFill(0x0099CC);
    bumi.graphics.drawCircle(0,0,20);
    bumi.graphics.endFill();
    bumi.graphics.lineStyle(0,0x333333);
    bumi.graphics.drawCircle(0,0,30);
     
    bulan.graphics.beginFill(0xCCCCCC);
    bulan.graphics.drawCircle(0,0,5);
    bulan.graphics.endFill();
     
    this.addChild(matahari);
    matahari.x = 275;
    matahari.y = 200;
     
    matahari.addChild(bumi);
    bumi.x = 120;
    bumi.y = 0;
     
    bumi.addChild(bulan);
    bulan.x = 30;
    bulan.y = 0;
     
    stage.addEventListener(Event.ENTER_FRAME, orbit);
    }
     
    private function orbit(evt:Event):void
    {
    matahari.rotation += 1;
    bumi.rotation += 5;
    bulan.rotation -= 10;
    }
    }
    }
  9. Klik menu File > Save As, simpan file kedua ini dengan nama TataSurya.as pada folder yang sama dengan kita menyimpan file FLA (cara ke 5) sebelumnya.
  10. Lakukan test Movieclip sebelumnya untuk melihat hasilnya, klik menu Control > Test Movie atau dengan menekan shortcut Ctrl+Enter pada Keyboard.
  11. Hasilnya sebuah Animasi Bulan mengelilingi planet dimana disaat yang sama planet tersebut pun mengelilingi matahari. Membuat Animasi Tata Surya Dengan Adobe Flash CS5 Image
Tutorial di atas juga berlaku untuk versi photoshop di bawah CS5. Bagi yang ingin mendapatkan Source File tutorial Adobe Flash CS5 di atas bisa meng-unduh-nya Disini


Refrensi

Membuat Sel Surya di Atas Kertas

Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology berhasil menciptakan teknologi pembuatan panel surya yang bisa dicetak di selembar kertas. Perkembangan ini membuat pembuatan panel surya lebih murah dan mudah.
Panel surya dari kertas ini cukup kuat walaupun telah dilipat menjadi mainan pesawat terbang. Selain itu, panel surya yang fleksibel tersebut dapat diisi ulang saat terkena cahaya matahari.
Proses pencetakan menggunakan uap, bukan cairan. Penggunaan suhu kurang dari 120 derajat Celsius memungkinkan penggunaan kertas, plastik, atau kain biasa sebagai wadah panel surya.
Peneliti mengatakan, "Panel dari kertas ini menjadi sebuah terobosan yang dapat mengurangi biaya produksi dalam pembuatan panel surya. Biayanya hampir seperseribu biaya panel yang terbuat dari kaca."
Peneliti mengatakan, sel surya yang dicetak di atas kertas ini masih dalam tahap uji coba, efisiensinya masih sekitar 1 persen.
Profesor Teknik Elektro Vladimir Bulovic yang turut serta dalam penelitian ini mengatakan, walaupun efisiensi masih sangat kecil, panel ini sudah bisa menggerakkan alat-alat kecil. "Saya yakin, dalam waktu dekat kami akan menyempurnakan panel surya fleksibel ini," ujarnya.





Refrensi

Teknologi Printer Inkjet Cetak Sel Surya

Tenaga surya akan makin terjangkau, seiring temuan terbaru dari para ilmuwan yang membuat sel surya dengan teknologi serupa cara printer mencetak foto. Demikian hasil pengembangan yang dilakukan Para peneliti dari Oregon State University, AS.
Tim peneliti menggunakan chalcopyrite, material yang terdiri dari tembaga, indium, gallium dan selenium yang juga dikenal sebagai CIGS. Material ini memiliki efisiensi surya yang lebih besar dibanding silikon, bahan yang selama ini digunakan untuk membuat panel surya.
Chalcopyrite kemudian dicetak di permukaan sel, dengan teknik yang mirip digunakan di printer inkjet. Teknik ini diperkirakan mampu menghasilkan sel surya dengan efisiensi 5 persen, dan di kemudian hari akan lebih ditingkatkan lagi hingga mencapai efisiensi 12 persen agar dapat sehingga bisa dikomersialkan.
"Kami membuat sel surya CIGS dengan metode printer inkjet yang murah di bawah kondisi normal," ungkap Wei Wang, salah seorang peneliti. Dia juga menambahkan bahwa nyaris tidak ada material yang terbuang dari proses ini--tidak seperti metode lain yang lebih mahal karena melewati tahap menguapan.


Sumber :
National Geographic Indonesia

Tata Surya Teraneh yang Pernah Ditemukan

Tim astronom yang salah satu anggotanya adalah Dr Gavin Ramsay dari Observatorium Armagh menemukan bukti adanya tata surya atau sistem keplanetan yang paling aneh. Dalam tata surya tersebut, dua planet raksasa mengitari bintang ganda bernama UZ For yang terdiri dari bintang katai merah dan katai putih.
Hasil observasi tim astronom itu dipublikasikan di jurnal Monthly Notices of Royal Astronomical Society dengan judul "Possible detection of two giant extrasolar planets orbiting the eclipsing polar UZ Fornacis". Jika kelak terbukti kebenarannya, maka tata surya itu akan menjadi tata surya baru yang paling aneh.
Dalam sistem bintang ganda, dua bintang yang berpasangan akan mengitari satu sama lain. Bintang katai merah dan katai putih pada sistem UZ For juga mengalami hal serupa, dengan waktu revolusi hanya beberapa jam. Karena bintang satu akan melewati muka bintang lain, dan demikian sebaliknya, maka beberapa gerhana akan terjadi.
Sama seperti gerhana Matahari dan Bulan, gerhana yang terjadi pada sistem keplanetan tersebut sebenarnya bisa diperkirakan. Namun, dalam observasi, para astronom menemukan fakta bahwa gerhana kadang terjadi terlalu dini atau terlalu terlambat. Akhirnya, astronom berpendapat, ada dua planet yang mengitari bintang ganda itu, membuat gerhana seolah dini atau terlambat.
Berdasarkan perhitungan, dua planet yang mengitari bintang ganda itu setidaknya memiliki massa masing-masing 6 dan 8 kali Jupiter. Sementara itu, waktu yang diperlukan oleh planet untuk melakukan satu revolusi masing-masing 5 dan 16 tahun. Sistem keplanetan ini terlalu jauh untuk secara langsung dicitrakan.
Sistem bintang ganda menjadikan planet dalam sistem tersebut sangat tidak bisa dihuni. Bintang katai putih secara terus-menerus mencuri material dari permukaan bintang katai merah sehingga material seolah mengalir di angkasa bak sungai. Material itu kemudian terpanaskan hingga jutaan Kelvin, membanjiri sistem keplanetan dengan sinar-X yang mematikan.
Dengan fakta itu, maka tak perlu berharap adanya planet yang memiliki kehidupan di dalam sistem tersebut. Observasi bintang ganda dan dua planet yang kemungkinan mengitarinya itu dilakukan dengan Southern African Large Telescop (SALT) dan data hasil observasi selama 27 tahun dari beberapa observatorium.

Bikini Panel Surya, Fungsional dan Seksi

Andrew Schneider, desainer asal New York, Amerika Serikat, menciptakan bikini panel surya. Apa tujuannya? Salah satunya untuk membantu bila MP3 Player, ponsel ataupun kamera kehabisan baterai saat si pengguna tengah berjemur dan bermalas-malasan dengan bikininya.

Untuk menciptakan satu bikini ini, Schneider menghabiskan 80 jam. Ia menggunakan 40 bahan serupa kertas yang fleksibel, dilengkapi panel surya dan benang yang mampu menghantarkan listrik. Tentu saja, ada colokan USB untuk menghubungkan ke alat yang hendak di-charge.

Satu bikini panel surya dijual dengan harga 120 poundsterling. Scheider mengatakan, walaupun bikini ini digunakan untuk men-charge, tapi juga tetap bisa dipakai berenang. "Anda hanya perlu mengeringkannya sebelum menghubungkan (ke peralatan)," ungkap Scheider.

Selain itu, Scheider mengatakan bahwa pengguna tak perlu takut merasakan sengatan listrik saat memakainya. "Anda tak akan merasakan aliran listriknya," tegas Scheider. Entah kapan Scheider berencana membuat pakaian serupa untuk pria.

Materi Awal Tata Surya Ditemukan di Afrika

Meteorit berusia 4,5 miliar tahun yang ditemukan di barat laut Afrika berisi jenis mineral baru pembentuk tata surya yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

Krotite adalah jenis mineral yang belum pernah ditemukan sebelumnya, menurut Anthony Kampf, kurator dari Ilmu Mineral dari Natural History Museum di Los Angeles County. Demikian seperti yang dikutip dari Pravda Oleh AlgoritmaNews.

"Mineral ini belum diketahui sebelumnya sampai akhirnya kita temukan. Hal ini cukup dramatis," ujar Kampf

Meteorit yang membawa mineral Krotite adalah NWA 1934 CV3 carbonaceous chondrite. Meteorit ini adalah bekas dari elemen awal yang membentuk planet-planet.

Mineral ini terbentuk atas kalsium, alumunium dan oksigen. Untuk membentuk mineral tersebut dibutuhkan suhu 1500 derajat celsius. Hal inilah yang memunculkan dugaan kalau mineral ini terbentuk pada awal lahirnya tata surya, ketika kabut nebula dan planet mulai terbentuk.

Mineral Tertua di Tata Surya Ditemukan

Meteorit berusia 4,5 juta tahun yang ditemukan di Afrika mengandung salah satu mineral tertua di tata surya. Mineral itu dinamai Krotite berdasarkan nama Alexander N Krot, ahli kimia kosmos yang berkontribusi besar dalam menerangkan proses awal pembentukan tata surya.

Anthony Kampf, kurator Mineral Sciences at the Natural History Museum of Los Angeles County, mengungkapkan, "Ini adalah satu mineral yang belum pernah diketahui sebelumnya hingga kami menemukannya di sini. Sangat dramatis."

Krotite ditemukan di sebuah meteorit bernama NWA 1934 CV3 carbonaceous chondrite. Menurut ilmuwan, chondrite merupakan meteorit primitif sisa pembentukan planet. Sebagian besar meteorit yang ditemukan di dekat Bumi masuk dalam jenis ini.

Krotite terdiri dari unsur kalsium, aluminium, dan oksigen. Krotite terbentuk pada suhu 1.500 derajat celsius. Mineral itu diperkirakan terbentuk kala nebula terkondensasi dan planet terbentuk. Melihat temperatur pembentukannya, Kritite diperkirakan merupakan mineral tertua di tata surya.

Untuk menemukan mineral itu, ilmuwan menelaah butir meteorit berukuran 4 mm yang disebut "telur retak" karena penampakannya. Selain Krotite, ilmuwan memperkirakan masih ada mineral baru lainnya dalam sampel yang sama.

Pemimpin penelitian, Chi Ma, dari Caltech, mengatakan, "Meteorit ini sepertinya berasal dari asteroid di wilayah sabuk asteroid." Ia mengatakan, mempelajari mineral dalam meteorit itu bisa membantu memahami proses terbentuknya tata surya.

Penemuan mineral baru ini dipublikasikan dalam jurnal American Mineralogist edisi Mei-Juni tahun ini. Ilmuwan memperkirakan bahwa dalam sampel yang sama masih ada 8 mineral lain yang bisa ditemukan.

9 Cara Gila Menghancurkan Bumi

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa bumi kita ini sudah masuk dalam masa kritis !!!
bnyak orang mngatakan bahwa perang nuklir, maraknya penggunaan gas CFC, Penebangan liar dsb merupakan cara untuk menghancurkan bumi. Memang benar, cara tersebut bisa menghancurkan bumi kita tercinta ini, Tapi ternyata dengan cara2 di atas itu, bumi masih butuh waktu lama untuk hancur. Artikel ini tidak menganjurkan kita untuk menghancurkan bumi, tapi hanya untuk berbagi ilmu mengenai dahsyatnya ilmu pengetahuan.

1. Menghancurkan Bumi dengan jumlah antimateri yang setara
















Anda membutuhkan: sebuah planet seperti Bumi yang terbuat dari antimateri. Antimateri – zat paling eksplosif – dapat diproduksi dalam jumlah kecil dengan menggunakan akselerator partikel berukuran besar, tapi untuk memproduksi jumlah yang diinginkan ini akan memerlukan waktu yang gila-gilaan. Jika Anda dapat menciptakan mesin yang tepat, maka mungkin Anda dapat menemukan atau mengumpulkan bongkahan batu seukuran Bumi dan kemudian “membalikkannya” melalui dimensi ruang yang ke-4, mengubahnya menjadi anti-materi secara serentak.
Metode: Jika Anda telah menghasilkan anti-materi, mungkin di ruang angkasa, luncurkanlah seluruhnya menuju Bumi. Pelepasan energi yang dihasilkan (berdasarkan persamaan massa-energi Einstein yang terkenal, E=mc2) setara dengan jumlah yang dihasilkan Matahari dalam kira-kira 89 juta tahun. Sebagai kemungkinan lain, jika mesin pembalik materi milik Anda sedikit lebih fleksibel, ubah separuh Bumi menjadi antimateri (katakanlah, Belahan bumi Barat) dan saksikanlah kembang apinya (fireworks).
Bentuk terakhir Bumi: Saat materi dan anti-materi bertubrukan, mereka saling menghancurkan secara seutuhnya, tidak menyisakan apapun selain energi. Yang akan tersisa dari Bumi adalah cahaya yang berkilauan yang mengembang di ruang angkasa selamanya. Metode ini merupakan salah satu metode yang paling permanen dan total dalam daftar ini, karena materi sesungguhnya yang menyusun Bumi berhenti eksis/hidup, sehingga mustahil baginya untuk mengumpulkan planet tersebut kembali.
Tingkat kemungkinannya: 2/10. Menciptakan anti-materi ADALAH sesuatu yang mungkin, sehingga, secara teknis, metode ini ADALAH mungkin. Tapi karena mesin pembalik materi-menjadi-antimateri barangkali hanyalah sebuah fiksi sains, kita membutuhkan waktu yang sangat-sangat banyak untuk melakukannya.
Komentar: Dengan jumlah antimateri yang secara signifikan lebih kecil, Anda dapat meledakkan Bumi – sampai bertemu lagi.
Sumber: Metode ini diusulkan oleh Thomas Wooten.

2. Pemecahan/pembelahan (fission)



Anda membutuhkan: sebuah mesin pemecah alam semesta (misalnya akselerator partikel), sejumlah energi yang tak terbayangkan.
Metode: Ambil beberapa atom tunggal di planet Bumi dan masing-masing dipecah secara individual untuk menjadi hidrogen dan helium. Pemecahan unsur yang lebih berat menjadi hidrogen dan helium adalah kebalikan dari reaksi yang mempertahankan diri/otomatis yang mentenagai Matahari: ini mengharuskan Anda meletakkan energi di mana kebutuhan energi di sini sangat banyak.
Bentuk terakhir Bumi: Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus adalah gas raksasa yang utamanya terdiri dari hidrogen dan helium, mereka cukup masif untuk berpegang pada atmosfer mereka yang tipis. Bumi bukanlah gas yang akan menghilang. Anda harus memiliki segumpal gas di mana pastinya di situ telah ada planet.
Tingkat kemungkinannya: 2/10. Secara teknis memang mungkin, tapi sekali lagi, sangat tidak efisien dan menghabiskan waktu. Anda memerlukan waktu minimal miliaran tahun, saudara-saudara.
Sumber: Metode ini diusulkan oleh John Routledge.

3. Dihisap ke dalam black hole mikroskopis


Anda membutuhkan: black hole mikroskopis.
Perlu dicatat bahwa black hole tidaklah kekal, ia menguap karena radiasi Hawking. Untuk black hole sedang, Anda memerlukan waktu yang tak terbayangkan, tapi untuk black hole yang sangat kecil, dapat terjadi hampir secara seketika, karena waktu penguapan tergantung pada massa. Karena itu, black hole mikroskopis Anda harus memiliki massa lebih besar dari ambang batas massa tertentu, kira-kira setara dengan massa Gunung Everest.
Menciptakan black hole mikroskopis adalah suatu hal yang rumit, karena kita memerlukan jumlah neutronium yang cukup, tapi mungkin dapat dicapai dengan menumpukkan nukleus atom dalam jumlah besar hingga mereka melekat. Ini menjadi tugas Anda, pembaca.
Metode: Tempatkan black hole Anda pada permukaan Bumi dan tunggu. Lubang hitam memiliki densitas yang tinggi sehingga ia dapat melewati materi biasa seperti sebuah batu melewati udara. black hole akan terjun menembus tanah, memakan jalurnya ke pusat Bumi serta semua jalur ke sisi lain: kemudian, ia akan berosilasi seperti pendulum penyerap materi. Pada akhirnya ia akan berhenti di inti Bumi, setelah menyerap cukup banyak materi hingga ia melambat. Lalu Anda hanya perlu menunggu, sementara ia bertengger dan menghabiskan materi sampai Bumi secara keseluruhan menghilang.
Bentuk terakhir Bumi: Satu benda tunggal (singularity) dengan radius sekitar 9 milimeter, yang kemudian akan mulai mengorbit Matahari dengan bahagia sebagaimana biasa.
Tingkat kemungkinannya: 3/10. Sangat-sangat tak mungkin. Tapi tidak mustahil.
4. Dibakar dalam oven matahari


Anda membutuhkan: Peralatan untuk memfokuskan beberapa persen output energi Matahari langsung ke Bumi.
Yang sedang saya bahas di sini adalah: cermin, banyak cermin. Tangkap beberapa asteroid berukuran sedang sebagai bahan mentah, dan mulailah mengengkol beberapa lembar (km2) bahan reflektif kelas ringan (mylar berlapis aluminium, kertas aluminium, kertas nikel, kertas besi, atau apapun yang bisa Anda kumpulkan). Bahan-bahan tersebut harus mampu mengubah arah fokus pada saat dikehendaki karena secara umum mustahil kita dapat menempatkan sesuatu supaya tidak bergerak di ruang angkasa sementara posisi relatif Bumi dan Matahari senantiasa berubah seiring berlalunya waktu, jadi sematkan beberapa manoeuvering thruster (pendorong gerakan) serta sistem navigasi dan komunikasi pada masing-masing lembar bahan tadi.
Kalkulasi awal menganjurkan bahwa Anda akan membutuhkan cermin seluas kira-kira 2 triliun km2.
Metode: Atur fokusnya supaya memusatkan sebanyak mungkin energi matahari langsung ke Bumi – bisa pada inti Bumi, bisa pada satu titik di permukaannya. Dengan demikian, menurut teori, ini akan menyebabkan temperatur Bumi secara umum meningkat hingga ia menguap sepenuhnya, menjadi awan gas.
Terdapat satu variasi pada metode ini, yaitu pengubahan Matahari menjadi laser gas hidrogen raksasa.
Bentuk terakhir Bumi: Sebuah awan gas.
Tingkat kemungkinannya: 3/10. Permasalahan utamanya adalah: Apa yang harus dilakukan untuk menghentikan materi agar tidak mendingin dan menjadi planet kembali? Pendeknya, ketika lapisan atas planet menjadi gas, apa yang dapat memaksanya supaya lepas ke ruang angkasa daripada bertahan di permukaan, menyerap lebih banyak panas dan mencegah lapisan bawah agar tidak memanas? Kecuali kalau jumlah panas yang masuk benar-benar banyak, yang Anda perlukan adalah sebuah planet gas, meskipun temporer. Menggerakkan Bumi menuju Matahari (bisa Anda baca nanti di bawah) tampaknya merupakan metode yang jauh lebih masuk akal.

5. Diputar dengan sangat cepat


Anda membutuhkan: Beberapa alat akselerator rotasi Bumi.
Mempercepat rotasi Bumi sedikit berbeda dari menggerakkan Bumi. Interaksi eksternal dengan asteroid-asteroid mungkin bisa menggerakkan Bumi tapi tidak akan menghasilkan efek signifikan terhadap kecepatan putarnya. Anda perlu membangun roket atau railgun di khatulistiwa, semuanya menghadap ke arah Barat. Atau mungkin sesuatu yang lebih luar biasa…
Metode: Teorinya adalah, jika Anda memutar Bumi dengan cukup cepat, ia akan terlepas karena kekang-kekang di khatulistiwa mulai bergerak cukup cepat untuk mengatasi gravitasi. Secara teori, satu revolusi setiap 84 menit seharusnya bisa melakukannya – bahkan putaran yang lebih lambat tetap mampu –, namun kenyataannya, Bumi akan menjadi lebih datar dan menjadi lebih mudah untuk terlepas saat Anda memutarnya lebih cepat.
Tingkat kemungkinannya: 4/10. Ini bisa dilakukan – terdapat satu batasan atas tertentu pada bagaimana suatu benda seperti Bumi dapat berputar sebelum terlepas. Namun, memutar sebuah planet jauh lebih sulit daripada menggerakkannya. Ini tidak sesederhana memasang roket yang mengarah ke setiap arah di setiap sisi…

6. Diledakkan


Anda membutuhkan: 25.000.000.000.000 ton antimateri.
Metode: Metode ini mengharuskan detonasi bom yang sangat besar sehingga meledakkan Bumi menjadi berkeping-keping.
Ini, setidaknya, memerlukan sebuah bom besar. Semua bahan eksplosif yang pernah diciptakan manusia, nuklir atau non-nuklir, dihimpun dan didetonasi secara serentak, sehingga akan menghasilkan kawah yang besar dan merusak ekosistem planet, tapi hanya sedikit menggores permukaan planet. Terdapat bukti bahwa di masa lalu, asteroid-asteroid menghantam Bumi dengan ledakan sebesar 5 miliar bom Hiroshima – dan bukti semacam itu sulit untuk ditemukan. Pendeknya, sulit bagi kita untuk mengubah struktur Bumi secara signifikan dengan ledakan. Belum lagi masalah gravitasi. Meledakkan Bumi berkeping-keping bukan berarti Anda membuat ia berkeping-keping untuk selama-lamanya. Jika Anda tidak meledakkannya dengan cukup keras, kepingannya akan mengumpul kembali karena adanya daya tarik gravitasi timbal-balik, dan Bumi, seperti logam cair Terminator, akan membentuk kembali dari kepingannya yang hancur. Anda harus meledakkan Bumi dengan cukup keras untuk mengatasi daya tarik tersebut

Bentuk terakhir Bumi: Sabuk asteroid kedua di sekeliling Matahari.
Komentar: Dengan gemetar saya tulis, “Saya masih berpikir bahwa antimateri adalah gila, karena itu saya tak menginginkannya ada pada pancake saya.” Charles MacGee menyajikan sumber-sumber ledakan alternatif dalam blognya; metode ini mengharuskan penciptaan energi ledakan dengan memfusikan unsur-unsur lebih ringan pada lapisan Bumi (magnesium dan oksigen). Tentu saja, ini memerlukan penemuan bom fusi magnesium yang efisien. Dan kemudian mengubah semua lapisan bumi menjadi bom. Sangat tidak masuk akal! Memang. Ketidakmasukakalan adalah suatu hal yang relatif.
Tingkat kemungkinannya: 4/10. Sedikit mungkin.

7. Dihisap ke dalam black hole raksasa


Anda membutuhkan: Sebuah black hole, mesin roket yang sangat bertenaga, dan benda planet berbatu yang besar (opsional). Black hole yang paling dekat dengan planet kita berada pada jarak 1600 tahun cahaya dari Bumi di arah Sagitarius, yang mengorbit V4641.
Metode: Setelah menemukan black hole, Anda perlu mempertemukannya dengan Bumi. Ini tampaknya akan menjadi bagian yang paling menghabiskan waktu dalam rencana ini. Ada dua metode, memindahkan Bumi atau memindahkan black hole, meski untuk hasil terbaik Anda sepertinya harus memindahkan keduanya secara bersama-sama. Lihat Guide to moving Earth untuk lebih detail, mengenai bagaimana caranya memindahkan Bumi. Beberapa metode yang terdaftar dapat diterapkan pada black hole juga, meskipun jelas tidak semuanya, karena mustahil untuk bisa menyentuh black hole secara fisik, apalagi membangun roket di atasnya.
Bentuk terakhir Bumi: Menjadi bagian dari massa black hole.
Tingkat kemungkinannya: 6/10. Sangat sulit, tapi pasti mungkin.
Komentar: Sudah jelas bahwa menjatuhkan Bumi ke dalam singularitas merupakan pembunuhan besar-besaran dan masif. Bidang gravitasi yang lumayan kuat, seperti yang diasosiasikan dengan benda di antara Yupiter dan bintang neutron, akan cukup untuk merobek-robek Bumi melalui gaya tidal. Kemungkinan ini dijelaskan lebih jauh di bawah.

8. Dilemparkan ke dalam Matahari


Anda membutuhkan: Alat pemindah Bumi.
Metode: Lemparkan Bumi ke dalam Matahari, di situ ia akan dilelehkan dan diuapkan dengan cepat oleh panas Matahari.
Membenturkan Bumi dengan Matahari tidak semudah yang kita kira. Bertentangan dengan opini yang populer, orbit Bumi itu “stabil” dan Bumi tidak akan naik ke dalam Matahari jika kita memberinya dorongan yang lemah (kalau tidak, Anda bisa bertaruh, itu benar-benar akan telah terjadi). Yang mengherankan, untuk mengakhiri keadaan dengan Bumi berada dalam sebuah orbit lonjong berputar yang memanggangnya selama empat bulan setiap tanggal delapan ternyata mudah. Untuk menghindari hal ini diperlukan perencanaan yang matang.
Bentuk terakhir Bumi: Menjadi percikan kecil besi yang menguap, tenggelam ke dalam inti Matahari.
Komentar: Berdasarkan perubahan energi, metode ini lebih rendah daripada metode berikutnya.
Metode ini pada dasarnya merupakan variasi dari metode Oven Matahari di atas, di mana Anda harus mendatangkan Matahari ke Bumi (boleh dikatakan demikian).
Tingkat kemungkinannya: 9/10. Mustahil menurut level teknologi kita sekarang, tapi suatu hari nanti mungkin saja, saya yakin. Selain itu, bisa saja terjadi melalui kecelakaan aneh jika sesuatu keluar dan menghantam Bumi secara acak dengan arah yang tepat.

9. Dirobek-robek dengan gaya tidal

Anda membutuhkan: Alat penggerak Bumi.
Memindahkan Bumi ke Yupiter sama halnya dengan mendekatkan Bumi ke Matahari, perbedaan yang paling nyata adalah pilihan garis vektornya. Namun, ada pertimbangan lain yang penting, yaitu energi. Untuk menaikkan atau menurunkan sebuah objek dalam bidang gravitasi memerlukan energi, untuk mendorong Bumi ke Matahari memerlukan energi, dan untuk mendorongnya ke Yupiter memerlukan energi. Jika Anda melakukan kalkulasi, mendekatkannya ke Yupiter sebenarnya sedikit lebih baik; memerlukan lebih sedikit energi yaitu sebesar 38%.
Sebagai kemungkinan lain, barangkali akan lebih mudah jika menggerakkan Yupiter ke Bumi.
Bentuk terakhir Bumi: Menjadi gumpalan unsur-unsur berat, terkoyak, tenggelam ke dalam lapisan-lapisan awan Yupiter yang besar, dan takkan pernah terlihat lagi.
Tingkat kemungkinannya: 9/10. Seperti sebelumnya, ini mustahil dilakukan menurut level teknologi kita sekarang, tapi suatu hari nanti mungkin saja, dan selain itu, bisa saja terjadi melalui kecelakaan aneh jika sesuatu keluar dan menghantam Bumi secara acak dengan arah yang tepat.


JAGALAH BUMI KITA UNTUK MASA DEPAN YANG INDAH


sumber : sainsmystery.blogspot.com

Container Solar: Teknologi Panel Surya Multifungsi

Panasonic mengembangkan teknologi panel surya multifungsi sebagai penyedia energi listrik bagi masyarakat di daerah pedesaan.

Perusahaan tersebut memperkenalkan produk teknologi panel surya baru yang disebut kontainer solar panel, dilengkapi modul solar dan 48 baterai, di kantor Panasonic Gobel Indonesia Jakarta, Rabu.

Ditemukan, Galaksi Mini di Sekitar Bima Sakti

Sebuah model teknologi canggih yang berjalan di super komputer milik AS telah mengungkapkan adanya galaksi satelit di sekitar Galaksi Bima Sakti. Saat dicari secara lebih nyata, memang ada jejak yang menunjukkan kehadirannya. Kini, model tersebut digunakan untuk mencari "sahabat" galaksi lain.

Beberapa waktu lalu, seorang astrofisikawan mengemukakan bahwa galaksi-galaksi spiral raksasa seperti Bima Sakti memiliki puluhan bahkan ratusan galaksi pendamping, baik yang ukurannya terlalu kecil maupun samar dilihat di langit malam hari.

Ini Dia.. Rumah Ramah Lingkungan Dengan Tenaga Surya

Ingin memiliki rumah yang ramah lingkungan. Di era teknologi yang serba canggih, perlengkapan rumah tangga Anda bisa hemat energi listrik dengan menggunakan tenaga surya (solar energy). Lampu, peralatan listrik Anda dapat bekerja untuk waktu yang lebih lama menggunakan sumber energi yang terbarukan.

Berikut beberapa produk bertenaga surya untuk rumah:

Benda-benda Langit Terbesar di Semesta

Semesta terdiri atas benda-benda langit. Di antara benda langit tersebut, terdapat beberapa yang termasuk terbesar dalam ukurannya. Berikut merupakan benda langit terbesar sesuai kategorinya.

Planet Terbesar

Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya. Tapi, planet terbesar di semesta adalah TrES-4b yang ditemukan pada tahun 2006, mengorbit bintang yang berjarak 1500 tahun cahaya dari Bumi. Diameter planet ini 1,8 lebih besar dari Jupiter.

Loading..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More