AlgoritmaNews Adalah Situs Berita Perkembangan Teknologi Terkini Yang Ter Update Setiap Hari | Mulai Dari Berita Teknoligi, Sains, Perbintangan, NASA, Satelit, Tips Trik Mengatasi Masalah Yang Terjadi Pada Prangkat Teknologi dan Masih Banyak Info Menarik Lainya.
Promo Web Hosting 500mb Bw Unlimited Cuma Rp.50rb Untuk 10 Pendaftar Pertama Order disini

Showing posts with label TV. Show all posts
Showing posts with label TV. Show all posts

Perbedaan Analog TV, Digital TV dan HDTV

Selama bertahun-tahun kita hanya tahu bahwa TV menggunakan sinyal analog dan berbentuk tube atau tabung atau CRT (Cathode Ray Tube), yang mana sinyal tersebut menggunakan gelombang radio yang kemudian diterjemahkan menjadi suara dan gambar.

Dan pada beberapa jenis TV analog, gambar menjadi berkedip-kedip dengan kualitas gambar menjadi turun atau tidak jernih. Hal ini karena gambar-gambar analog yang menyatu karena pancaran elektron yang ditembakkan hanya setengahnya saja yang sampai ke layar TV dan TV analog hanya mampu menampilkan gambar dengan besaran resolusi 480 pixel saja sehingga gambar tidak mampu tertampil dalam TV berukuran besar.
Tahukah Anda Perbedaan Analog TV, Digital TV dan HDTV? ImageSekarang siaran TV yang mulai digunakan adalah Digital TV (DTV). DTV adalah transmisi sinyal yang menggunakan kode 01. Pada penyiaran on air, DTV dipancarkan menggunakan Ultra High Frequency (UHF) dengan spektrum radio mulai dari 6 MHz. Kualitas gambar sangat jernih meski dalam TV berukuran kecil. Resolusi DTV mencapai 704 pixel sehingga gambar tetap jernih meski tampil pada layar besar. Untuk video, karena dukungan resolusi yang tinggi, maka tampilan gambar per frame tidak akan menghasilkan kedipan. Beda dengan TV analog yang bila dipakai untuk video dan dipaksakan pada layar besar, gambar akan menjadi buram dan terputus-putus. DTV juga mendukung siaran HDTV.
Tahukah Anda Perbedaan Analog TV, Digital TV dan HDTV? Image
Nah, mengenai HDTV (High-Defenition TV) itu sendiri, HDTV adalah bagian dari standart yang ditetapkan untuk DTV. Standart tersebut berkaitan dengan bagaimana audio dan video itu dapat diterjemahkan dan ditransmisikan. Jadi, tidak semua DTV memiliki kualitas yang sama karena ada beberapa level kualitas dari DTV. Dan HDTV ini adalah standar tertinggi dari sinyal digital yang ada pada saat ini. Kualitas terendah yang dimiliki format digital adalah kualitas tertinggi yang dimiliki oleh TV analog.
Tahukah Anda Perbedaan Analog TV, Digital TV dan HDTV? Image
Standar DTV memiliki aspek rasio 4:3 sedangkan HDTV 16:9 (seperti yang dimiliki layar bioskop). Resolusi HDTV bisa mencapai 1921×1080 pixel, dan yang terendah adalah 1280×720 pixel. Sedangkan pada DTV hanya mencapai 704×480 pixel saja. Artinya, jumlah pixel HDTV 10x lebih banyak daripada TV analog. Untuk frame rate, boleh dibilang sama. Namun perbedaan yang paling mencolok adalah TV analog tidak mampu menampilkan resolusi 1920×1080 pixel dengan kecepatan 60 fps.


Cara Menonton Tv Melalui Aplikasi Facebook

Bagi yang suka nonton TV di manapun berada pasti tidak bisa melewatkan acara yang di sukainya. Apalagi ceritanya sudah mau selesai, atau episode terakhir jelas tidak mau ketinggalan sedikitpun dan jangan sampai kelewatan tentunya.
Di facebook-pun kini telah di sediakan aplikasi yang bisa untuk menonton acara-acara TV Indonesia secara online seperti RCTI, TRANS TV, SCTV, GOBAL TV, dll . . . tentunya menjadi kabar menggebirakan bagi kamu-kamu yang maniak TV karena bisa menonton TV sambil chatting bareng kawan-kawan diseluruh dunia.
Ini caranya :
• Login ke akun facebook anda.
• Pilih aplikasi TV Indonesia Online, anda juga bisa langsung klik Disini
• Kemudian pilih izinkan
• Dan Pilihlah channel yang anda sukai
• Setelah itu selamat menikmati acara-acara TV yang anda sukai, Selesai!
Note :
Hal yang perlu diperhatikan dalam menonton TV Online Indonesia adalah dibutuhkan Adobe Flash Player yang sudah terinstall di komputer anda. Anda silahkan menonton dengan gratis dan bebas.

Nonton TV Berlebihan Tingkatkan Risiko Jantung & Diabetes

Mengacu pada penelitian dalam kurun 40 tahun terakhir, kebiasaan menonton televisi berlebihan ternyata meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit diabetes, jantung bahkan kematian dini.

Hal itu diungkapkan sejumlah peneliti seperti dilansir Straits Times. Hasil meta-analisis yang dilakukan para peneliti di Harvard School of Public Health ini menunjukkan bahwa kebiasaan menonton televisi lebih dari dua jam sehari bisa meningkatkan risiko diabetes tipe dua serta penyakit jantung.

Sedangkan menonton televisi lebih dari tiga jam per hari akan meningkatkan risiko seseorang meninggal lebih cepat.

Kebiasaan menonton televisi selama dua jam setiap harinya akan meningkatkan 20 persen risiko penyakit diabetes tipe dua, 15 persen penyakit jantung baik fatal maupun tidak, serta 13 persen penyakit mematikan lainnya.

"Pesannya sangat sederhana. Mengurangi kebiasaan menonton TV bisa mengurangi risiko penyakit diabetes tipe dua, jantung maupun kematian dini secara signifikan. Kita seharusnya tidak hanya menyarankan seseorang untuk menambah aktivitas fisik, tapi juga mengurangi kebiasaan buruk seperti menonton TV secara berlebihan," jelas profesor nutrisi dan epidemiologi Harvard, Frank Hu.

Para peneliti mengungkapkan kebiasaan menonton televisi hingga lima jam setiap harinya adalah kebiasaan umum masyarakat Amerika Serikat. Sementara, di Eropa rata-rata seseorang menghabiskan 40 persen dari waktu luang mereka, atau setara dengan tiga jam, di depan layar televisi. Di Australia, angka itu meningkat hingga empat jam per hari (50 persen dari waktu luang).

Free Download Software TV Online Seluruh Dunia | Amazing Internet TV (3′rd Edition 2.500 Channels)

Software TV ini adalah yang paling terhebat dari yang pernah anda lihat. Anda dapat menonton ribuan saluran TV gratis termasuk HBO, CNN..dll tanpa harus membayar sepeserpun..!!!

Amazing Internet TV (3′rd Edition 2.500 Channels)

Refrensi : http://labkomputerku.wordpress.com/2011/06/07/download-software-untuk-menonton-tv-seluruh-dunia-yaitu-amazing-internet-tv-3rd-edition-2-500-channels/

Cegah Konten Dibajak, TelkomVision Gandeng Irdeto

Sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjangnya, operator TV berbayar TelkomVision mengumumkan kesepakatan kerjasama dengan perusahaan global penyedia keamanan perangkat lunak dan teknologi media, Irdeto.

Bentuk kerjasama ini diwujudkan dengan penggunaan Conditional Access System (CAS) milik Irdeto pada viewing card milik TelkomVision. Penggunaan CAS ini diharapkan bisa lebih menjaga keamanan konten, yang tentunya akan menguntungkan pihak pemilik konten maupun kenyamanan pelanggan dalam menikmati siaran TelkomVision.

"Irdeto berkomitmen menyediakan teknologi untuk melindungi aset-aset digital seperti konten premium yang didistribusikan melalui TV berbayar, platform broadband maupun source code pada barang-barang elektronik seperti ponsel atau TV. Ini perlu dilakukan untuk mencegah akses ilegal atau aksi pembajakan yang selalu mengintai," ujar CEO Irdeto Graham Kill pada peresmian kerjasama yang dilakukan di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta.

"Kita semua memahami bahwa konten merupakan 'bahan bakar' sebuah layanan TV berbayar. Operator, seperti halnya TelkomVision sudah membayar mahal untuk mendapatkan konten. Karena itu kami ingin memastikan konten tersebut tersampaikan secara tepat kepada pelanggan," lanjut Graham.

Presiden Direktur TelkomVision Elvizar KH berharap kerjasama jangka panjang dengan Irdeto akan mendorong perusahaan yang didirikan pada 1997 lalu menjadi pemimpin di pasar TV berbayar.

"Kami ingin mengejar ketinggalan penetrasi TV berbayar di Indonesia, yang memang masih sangat rendah. Salah satu strategi yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas pelayanan itu sendiri, termasuk memperbaiki kualitas security chipset. Dalam hal ini kami yakin Irdeto adalah yang terbaik," ungkap Elvizar.

Selain menjaga keamanan aset digital kliennya, teknologi dalam smart card Irdeto juga akan memudahkan penyedia siaran televisi maupun distributor konten berkesperimen dengan layanan baru serta menyediakan berbagai pilihan cara pembayaran.

Irdeto sendiri bukan nama asing bagi sejumlah perusahaan besar dunia maupun Asia. Sejumlah media digital Asia tercatat menggunakan berbagai solusi keamanan dari perusahaan asal Belanda tersebut guna melindungi aset digital mereka, di antaranya Astro, VTC, Asiasat, Thaicom, IPStar dan TelkomVision.

TelkomVision-Samsung Pasarkan TV Internet

Anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang media dan edutainment, TelkomVision, menggandeng produsen elektronik dari Korea Selatan, Samsung, untuk memasarkan produk TV berbayarnya.

"Samsung menjual 60 ribu TV setiap bulannya. Pada bulan pertama kami targetkan 10% terpikat oleh produk bundling ini, di bulan berikutnya kita harapkan mencapai 60% dari total penjualan itu," papar Direktur Utama TelkomVision Elvizar KH di Planet Hollywood, Jakarta.

General Manager Sales Post Paid TelkomVision Rindo Fitega menjelaskan, digandengnya Samsung karena tidak hanya ponsel yang semakin pintar, tetapi TV pun semakin cerdas karena dibekali kemampuan akses internet.

"Dengan bundling, konsumen akan mendapatkan keuntungan seperti harga yang lebih murah, layanan televisi berbayar dan bisa saja layanan internet sekaligus," kata Rindo.

Hasil kerjasama antara TelkomVision dan Samsung dibungkus dengan nama program Smart Offer dan Smart Bonus.

Program Smart Offer menawarkan produk Samsung Smart TV mulai dari ukuran 40 inci yang mendapatkan gratis berlangganan YesTV dengan bonus all channels selama 3 bulan dan diskon 50% biaya instalasi. Program ini juga menawarkan gratis akses internet Speedy paket familia atau office 1 Mbps selama 3 bulan dan gratis pemasangan.

Sedangkan Smart Bonus menawarkan televisi LCD TV, LED TV dan PDP Samsung mulai ukuruan 22 inci, yang setiap pembelian akan mendapatkan gratis berlangganan YesTV dengan bonus 3 bulan dan diskon 50% pemasangan instalasi YesTV.

TelkomVision sepanjang 2010 membukukan kinerja positif dengan catatan pendapatan Rp 161,6 miliar atau meningkat 50,1 dibandingkan 2009 sebesar Rp 107,7 miliar.

Pada 2011, TelkomVision menargetkan pendapatan sekitar Rp 300 miliar dari 500 ribu pelanggan atau tumbuh 100% dibanding tahun lalu dari sekitar 250 ribu pelanggan.

TV Salah Tulis Osama Menjadi Obama


Osama dan Obama memang sangat mirip, hanya beda satu abjad. Wajar bila mengucapkan atau menuliskannya sering keseleo. Kemiripan ini membuat sejumlah media massa — yang buru-buru mengabarkan berita akbar ini — salah tulis. Maksud hati Osama is dead, namun yang tertulis justru Obama is dead!

Kabar tewasnya Osama beredar cepat di situs berita sejumlah media massa AS, Senin (2/5/2011) lalu disambung sejumlah stasiun televisi berlomba-lomba menyiarkan breaking news.

Nah, karena kemiripan nama Osama dan Obama itu, sejumlah televisi pun melakukan kesalahan fatal. Maksud hati ingin menulis Osama, namun karena salah ketik, justru yang tertulis nama Obama.

Kesalahan pengetikan ini terjadi di televisi AS Fox News. Saat penyiar membacakan berita tewasnya Osama, di layar justru tertulis ‘Obama Bin Laden Dead’. Foto yang sempat diambil sejumlah pemirsa itu pun beredar di twitter dan menjadi olok-olok. Hingga kemudian tulisan itu diralat menjadi tulisan yang benar yakni ‘Osama Bin Laden Dead’.

Kecelakaan sebut karena buru-buru mengabarkan juga dilakukan oleh koresponsen MSNBC Norah O’Donnel. Dia menulis di Twitter bahwa ‘Obama’ telah terbunuh.

“Obama tertembak dan tewas,” tulis Norah O’Donnel di Twitter, mengutip kepala koresponden NBC di Pentagon, Jim Miklaszewski, sebagai sumbernya.

Rupanya hal ini bukan saja terjadi di media AS, di Indonesia pun demikian. Sebuah televisi nasional menyelenggarakan siaran breaking news saat kabar Osama tewas. Namun kesalahan penulisan terjadi. Di layar tertulis ‘AS Pastikan Obama Tewas’. Sempat bertahan beberapa saat, redaksi televisi tersebut segera mengganti kesalahan ketik itu.

Namun tak urung sejumlah pemirsa sempat mengambil gambar kesalahan ketik itu. Gambarnya pun ramai diperbincangkan di twitter.

sumber : Lintasblog

Tahun Ini.. Apple Berencana Luncurkan TV HD

Apple dilaporkan berencana untuk meluncurkan Televisi High Definition (HD) yang terhubung internet pada akhir 2011 ini.

Rumor ini sendiri berkembang setelah analis Brian White mengaku telah mengidentifikasi informasi terpercaya yang menunjukkan kemungkinan pasti dari debut 'TV Smart' oleh Apple, akan hadir mungkin bahkan sebelum 2012.

Ini Dia.. TV 3D Mungil Bisa Dibawa Kemana-mana

Tak hanya TV 3D untuk di ruang keluarga, LG Electronics juga punya TV mobile atau disebut dengan Mobile Digital TV (MDTV) yang menghadirkan 3D di telapak tangan Anda. Tentu saja, karena ukurannya yang kecil, pengguna bisa dengan mudah menggenggam dan membawanya kemana saja.

Tak hanya menghadirkan tayangan 3D, MDTV pun memungkinkan penggunanya tetap terhubung dengan teman, keluarga dan kerabat melalui jejaring sosial seperti Twitter atau Facebook.

Ini Dia.. TV Pintar Ala LG Bisa Browsing dan Terhubung Ponsel

Jajaran ponsel sudah banyak yang berkategori pintar atau yang biasa disebut sebagai smartphone. Kini LG coba menghadirkan produk televisi yang juga disebut pintar dengan julukan Smart TV. Disebut pintar karena televisi ini menghadirkan berbagai kelebihan dalam soal konten dan hiburan, seperti hadirnya browser internet.

"Setidaknya ada tiga kelebihan dalam Smart TV kami, yaitu remote control berbasis magic motion, menggandeng penyedia konten top lokal dari Indonesia dan juga fitur smart share," klaim Eko Adhi Suyitno, Flat Panel Display Manager LG Indonesia di Ritz Carlton, Jakarta.

Wah Mantab.. Aquos Quattron, TV 3D Plus Skype

Mengikuti tren LED TV yang semakin menjanjikan, Sharp Indonesia menghadirkan perangkat hiburan berteknologi 3D lewat Aquos Quattron LED TV di awal 2011 ini.

Kendati televisi 3D masih terbilang hiburan premium di Indonesia, Sharp berkomitmen membawa teknologi ini ke lebih banyak masyarakat Tanah Air dengan menambah model LED TV dengan ukuran yang lebih kecil. Jika sebelumnya LED TV hanya tersedia dalam ukuran besar, kini Sharp menghadirkan Aquos Quattron 3D TV mulai dari ukuran 40 inci, 46 inci, 52 inci hingga 60 inci.

LG Siap Hadirkan 'Bioskop 3D' ke Televisi

LG tengah mempersiapkan televisi yang mengusung teknologi 3D terbaru. Konon ini adalah teknologi mirip dengan yang digunakan di bioskop besar.

Biasanya untuk menikmati konten 3D dalam televisi, pengguna wajib menggunakan kacamata khusus yang disesuaikan dengan tipe TV yang digunakan. Umumnya di dalam kacamata tersebut terdapat sebuah cairan dan baterai guna menerjemahkan sinyal yang dipancarkan TV.

Lama Sembunyi, Hitachi Muncul dengan LED TV

Lama tak mengeluarkan produk televisi, Hitachi mencoba merangkul kembali pasar televisi nasional. Tak tanggung-tanggung, empat produk LED TV terbaru diluncurkan oleh Hitachi.

Keempat produk LED TV Hitachi beragam mulai dari LE46T05A 46 inci, LE42T05A 42 inci, LE32T05A 32 inci, dan LE24T05A 24 inci. Keempatnya diklaim sebagai TV yang ramah lingkungan.

Dua Raksasa Berebut Pasar 3D TV

Perkembangan teknologi pesawat televisi di negeri ginseng Korea Selatan terus berkembang pesat. Dua perusahaan raksasa asal Negeri Ginseng, LG Electronics dan Samsung bersaing secara terbuka untuk merebut pasar.

Samsung muncul dengan pesawat televisi 3 dimensi yang berbasis pada teknologi active-shutter 3D, sedangkan LG mengandalkan teknologi Film Patterned Retarder (FPR).  Samsung tampaknya merasa cukup kuat karena teknologi yang digunakannya juga dipakai oleh produsen terkemuka dari Jepang seperti Sony dan Panasonic.

Linux Foundation Bentuk MeeGo Smart TV

Banyak pihak menilai karir platform perkawinan Intel-Nokia yakni MeeGo tak bakal cerah di masa depan. Menanggapi itu Linux Foundation pun memperkenalkan MeeGo Smart TV.

Seperti dikutip dari engadget, MeeGo Smart TV merupakan grup platform TV yang bakal diisi oleh perusahaan-perusahaan yang menjadi anggota grup tersebut. Mereka bakal mengembangakan konten Smart TV secara bersama.

Bersiaplah untuk 2 Teknologi TV Masa Depan

Menonton TV telah menjadi kegiatan rutin di setiap keluarga. Terlebih lagi dilakukan bersama anggota keluarga yang lain. Saat Anda pulang kerja, masih sempat bercengkrama dengan anak-anak dengan menonton TV. Tapi apakah pengalaman menonton Anda selama ini terasa membosankan dengan model televisi konvensional?

LG Home Theater Baru, Pasangan Serasi TV 32 Inci

Untuk pangsa pasar home theater di Indonesia, LG Electronics Indonesia (LGEIN) masih menahbiskan diri sebagai perusahaan nomor satu. Demi mempertegas posisi mereka, perusahaan tersebut kembali menghadirkan produk home theater terbaru generasi ketiga.

Tiga model home theater yang diusung oleh LGEIN adalah, HB806TM, HT806TM dan HT906PM. Diklaim oleh Product Marketing Head Audio Video Amelia, ketiga produk anyarnya ini merupakan pasangan yang serasi bagi TV LCD 32 inci.

Loading..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More