AlgoritmaNews Adalah Situs Berita Perkembangan Teknologi Terkini Yang Ter Update Setiap Hari | Mulai Dari Berita Teknoligi, Sains, Perbintangan, NASA, Satelit, Tips Trik Mengatasi Masalah Yang Terjadi Pada Prangkat Teknologi dan Masih Banyak Info Menarik Lainya.
Promo Web Hosting 500mb Bw Unlimited Cuma Rp.50rb Untuk 10 Pendaftar Pertama Order disini

Tips Membuat Font Sendiri Dengan Corel Draw | Part 2

Pada artikel sebelumnya yaitu bagaimana Cara Membuat Font Sendiri Bagian 1 (satu) dalam blog ini mungkin anda sudah mengerti dasar-dasarnya, mari kita lanjutkan dengan pembahasannya masih di judul yang sama. Disini kita akan melakukan langkah-langkah atau meng-eksplorasi kreasi tersebut menjadi file font yang dapat digunakan atau lebih tepatnya bisa di masukkan kedalam system operasi Windows, Macintosh, ataupun Linux/Ubuntu. diambil dari www.putunik.com
Tips Membuat Font Sendiri Dengan Corel Draw (Part 2) Image
Sebelumnya pastikan kita memeriksa hasil desain font kita, karena sebelum memproses ekspor font ke format digital jangan sampai terjadi kesalahan pada desain sebelumnya yang mengharuskan anda meng-ekspor ulang font anda nantinya. Berikut adalah beberapa masalah-masalah umum yang biasa di temui dalam membuat font.
  • Gunakan object tunggal.
    Agar kompatibel dengan format file font digital, setiap karakter harus menjadi object tertutup yang terdiri atas satu atau lebih sub paths. Jika karakter anda atau desain symbol terdiri atas lebih dari satu objek, pesan kesalahan akan muncul ketika anda mencoba meng-ekspor karakter.
Tips Membuat Font Sendiri Dengan Corel Draw (Part 2) Image
  • Hapus garis atau warna yang tidak kompatibel, font digital hanya menggunakan informasi garis vector untuk menggambarkan bentuk. Artinya setiap warna custom gradiasi, gambar bitmap, atau node terlalu banyak yang diterapkan pada desain anda mungkin tidak kompatibel dengan filter ekspor. Sederhanakan dengan menggunakan outline tipis (hairline) hitam dan menghapus warna (fills) sebelum meng-ekspor.
  • Kurangi kompleksitas kurva, Garis bentuk yang sangat kompleks dapat menyebabkan masalah saat proses ekspor atau bahkan nanti untuk proses cetak. Dengan cara singkat, Anda dapat mengurangi kompleksitas tanpa menggunakan Shape Tool (F10), yakni memanfaatkan fitur Reduce Nodes atau Curve Smoothness slider property bar.
  • Pisahkan menjadi beberapa bagian, jika anda berencana menciptakan font symbol dengan bentuk karakter terlalu tinggi atau sangat lebar seperti logo vertical atau horizontal, pertimbangkan untuk membelah mereka menjadi dua atau lebih bagian yang akan di ekspor sebagai definisi karakter yang terpisah.

Ekspor Font Digital atau Simbol Karakter.

Dalam pembahasan berikut ini, kita akan mempelajari kedua operasi tersebut. Kita akan mulai dengan menciptakan font baru dan menambahkan karakter pertama dengan menggunakan contoh huruf/symbol sederhana.
  1. Buka file font anda buat. File yang kami buat ini mencakup tiga bentuk grafis sederhana pada halaman terpisah. Jika tidak ada dalam tampilan, lihat halaman satu untuk melihat tampilan karakter pertama. Tips Membuat Font Sendiri Dengan Corel Draw (Part 2) Image
  2. Seleksi objek pada halaman lalu pilih File > Export (Ctrl + E) atau klik tombol export pada toolbar untuk membuka kotak dialog Export.
  3. Masukkan nama untuk file font baru buatan anda di kotak File Name. sebagai contoh, mari kita gunakan nama “Facefont”. Ini akan menjadi nama file font, tetapi tidak akan memengaruhi bagaimana font muncul dalam font list selector anda setelah di install. Meskipun CorelDRAW memungkinkan anda untuk membuat TrueType maupun adobe Tipe 1, pilih Font TTF TrueType untuk contoh ini. Pastikan untuk memperluas kotak dialog dengan meng-klik tombol Options dan tempat tanda centang di sebelah opsi Selected Only.
  4. Klik tombol Export untuk melanjutkan proses dan perhatikan kotak dialog Options yang tampil. Kotak dialog ini hanya muncul ketika anda meng-ekspor karakter pertama ke file baru font digital anda dan melewatinya jika atau saat anda menambahkan karakter tambahan lain untuk file font digital Anda.
  5. Masukkan nama untuk font baru anda di kotak family Name untuk menentukan nama yang akan di tampilkan  dalam font list selector pada setiap aplikasi.
  6. Karena font digital yang ada dalam contoh berisi tiga bentuk symbol, pilih opsi Symbol. Ini menunjukkan font sebagai gambar (picture(Pi)) di header font.
  7. Jika meng-ekspor mencakup satu set karakter atau sebagian saja, Anda akan perlu untuk menonaktifkan Opsi Symbol. Hal ini memungkinkan anda untuk menetapkan huruf Normal, Bold, Italic, dan Bold-Italic dengan menggunakan Style Selector.
  8. Biarkan Opsi Grid Size dan leading secara default. Ukuran Grid pilihan untuk Adobe Type 1 font tetap pada 1.000, sedangkan TrueType Font default pada 2048.
  9. Mengatur opsi Space Widht 375, pilihan ini memungkinkan Anda mengatur jumlah ruang yang di buat ketika karakter spasi (0032) digunakan. Meskipun tidak penting, untuk huruf contoh ini, nilai default dari 1000 tidak benar-benar perlu di perhatikan, tetapi nilai ini sering terlalu besar.
  10. Klik tombol OK pada kotak dialog Option dan jawab Yes untuk dialog konfirmasi yang muncul Pesan ini hanya muncul bila font kali pertama diciptakan dan mendakan bahwa nama font dan lokasi sudah ditetapkan.
  11. Setelah mendefinisikan nama font file, langkah berikutnya adalah mengatur properties karakter. Saat kotak TrueType Export terbuka. Hal itu memungkinkan anda untuk memilih karakter pilihan khusus. Karakter yang kita ekspor akan di tampilkan di jendela preview di sisi kiri kotak dialog dengan character origin , baseline, dan sebagainya.
  12. Biarkan character width di set auto. Ketika membuat karakter font, menonaktifkan opsi auto memungkinkan anda untuk mengatur lebar untuk memengaruhi jarak spasi antarkarakter.
  13. Atur pilihan Design Size untuk 720 poin dan meninggalkan pilihan baseline untuk letterform yang mewakili tanda baca, aksen, symbol matematika, bahasa symbol khusus, atau letterform khusus lainnya (seperti opsi superscript dan subscript).
  14. Opsi Character Block memungkinkan anda untuk memilih berbagai macam kode karakter yang didukung. Untuk contoh ini, pilih bahasa Basic Latin. Kode karakter untuk basic latin ditampilkan dibawah opsi ini dengan huruf “T” (karakter 0084) yang sedang dipilih. Hal ini memungkinkan Anda untuk menetapkan kode respons yang  sesuai pada keyboard. Sebagai contoh , kita akan menggunakan X, Y, dan Z. cari dan klik huruf “X” dalam daftar untuk mengatur symbol (karakter 0088). Klik OK untuk menerima pilihan anda dan menutup kotak dialog. CorelDRAW akan membuat file font baru dengan adanya karakter pertama.

Menambah karakter baru font yang ada.

Kita telah membuat font digital baru satu karakter symbol. Jika ingin , install font ini ke system untuk percobaan. Untuk menambahkan symbol-simbol yang tersisa di contoh, lanjutkan langkah sebelumnya. Tips Membuat Font Sendiri Dengan Corel Draw (Part 2) Image
  1. File contoh dokumen masih terbuka, beralih ke halaman 2. Seleksi objek symbol pada halaman. Buka kotak dialog eksport (Ctrl+P) dan Browse atau pilih font face. Ttf yang kita buat sebelumnya. Pilih selected only dan klik tombol Export.
  2. Kotak dialog TrueType Export terbuka dengan nama font yang sudah anda buat. Perhatikan karakter “X” yang anda pilih sekarang lebih gelap daripada huruf lainnya, menandakan bahwa huruf “X” telah digunakan (assigned) untuk symbol/letterform tertentu.
  3. Jika ingin, anda dapat meng-klik tombol options untuk membuka kotak dialog yang menyediakan akses ke pilihan yang di tentukan sebelumnya dan lain-lain, termasuk lebar karakter, lebar ruang, dan pilihan matrix font.
  4. Dalam kotak dialoh TrueType export, klik karakter “Y” (0089) dalam daftar. Tinggalkan semua opsi lain yang sebagaimana mestinya dan klik tombol OK.
  5. Ulangi operasi ini untuk symbol pada halaman 3 dari dokumen contoh dan tambahkan 1 simbol lagi ke file font face.ttf.
  6. Setelah 3 simbol ditambahkan ke file font, langkah selanjutnya adalah meng-install font ke system operasi anda. Dengan terinstallnya font tersebut, lihat di CorelDRAW, pilih text tool, dan buka fontlist di properties bar untuk memverivikasi bahwa font baru anda sekarang ada dalam daftar.
  7. Pilih font, klik sebuah titik penyisipan pada halaman anda untuk memulai objek teks baru, dan ketikkan “XYZ”. Karakter yang anda buat tadi berhasil di install dengan sempurna.
Cara-cara di atas adalah tips terakhir yang sangat berguna untuk membuat font anda sendiri.
refrensi

Windows 8 Themes For Windows XP

Teka-teki mengenai Sistem Operasi terbaru dari Microsoft terjawab sudah. Pada peluncurannya tahun 2011 ini, microsoft secara resmi mengeluarkan sistem operasi yang di beri nama Windows 8. Windows 8 banyak mengusung tema dari Tablet PC. Hal ini di ketahui dari penggunaan “METRO UI” yang sebelumnya di usung oleh Windows Phone 7. Banyak pengamat menilai, bahwa konsep ini sebenarnya di peruntukkan bagi pengguna Tablet PC dan SmartPhones karena Windows 8 juga mengguna “LOCK SCREEN”. diambil dari www.putunik.com
Windows 8 Themes For Windows XP Image
Untuk sekarang, sistem operasi ini sudah bisa digunakan. Tetapi bukan dalam versi BETA, melainkan versi Developer Preview. Jika anda komputer anda mempunyai spesifikasi untuk Windows 7, Windows 8 pun membutuhkan spesifikasi yang sama. Paling tidak membutuhkan RAM minimalnya 2 GB agar bisa berjalan mulus.
Windows 8 Themes For Windows XP Image
Dalam Artikel sebelumnya penulis pernah membahas menggunakan Windows 8 di Windows 7, sekarang kita akan mencoba menggunakan Theme nya di Windows XP.
  1. Sebelumnya Download terlebih dahulu Temanya yang sudah kami Upload di situs lokal. Download di http://www.indo…xp.html.
  2. Buka File RAR nya, dan klik dua kali pada file EXE nya. Jangan takut akan virus, karena file ini 99% tidak akan merusak sistem anda.  Windows 8 Themes For Windows XP Image
  3. Selanjutnya aplikasi akan mendeteksi sistem yang kita gunakan, biarkan beberapa menit hingga keluar jendela pengaturannya. Klik NEXT untuk memulai Instalasi.  Windows 8 Themes For Windows XP Image
  4. Berikan tanda centang pada ketiga pilihan yang tertera di box. Hal ini bertujuan agar semua file.dll di XP sebelumnya di gantikan. Di lanjutkan dengan meng-klik InstallWindows 8 Themes For Windows XP Image
  5. Tunggulah beberapa saat karena sistem sedang mempersiapkan temanya, setelah selesai penulis sarankan untuk me-restart Windows XP anda agar tampilan Windows 8 bisa berjalan sempuna.
  6. Selanjutnya tampilan Dekstop anda kira-kira akan seperti gambar di bawah ini. Windows 8 Themes For Windows XP Image
Tampilannya memang kurang eksotik ketimbang pemakaiannya di windows 7. Hal ini di sebabkan pada windows 7 sudah memakai Aero Patch. Sedangkan XP hanya memberikan tema default.
Kekurangan lainnya adalah di Metro UI. Pada artikel berikutnya kita bahas mengenai Metro UI di Windows XP.
refrensi

Koleksi dan Edit Foto lebih Seru dengan PhotoScape

Jika anda adalah seorang yang sangat senang mengumpulkan sesuatu untuk di jadikan kenangan, tentunya anda harus mempunyai aplikasi yang bisa meng-indahkan semua foto-foto tersebut. Apalagi jika anda perlu untuk membuat frame atau bingkai terhadap foto tersebut. Tentu saja, Aplikasi sekelas Adobe mampu mengatasinya dengan Adobe Bridge. Tetapi untuk editing tentunya menggunakan Photoshop. Repot bukan jika harus meng-install dua aplikasi tersebut? apalagi ukurannya yang terlalu besar kadang membuat kita berpikir dua kali. diambil dari www.putunik.com
Koleksi dan Edit Foto lebih Seru dengan PhotoScape Image
Untuk itu lah maka aplikasi PhotoScape di ciptakan mengatasi masalah tersebut. Apalagi ukurannya yang tergolong ringan menjadi pilihan bagi pengguna komputer dengan spek rendah.Lantas sebagai salah satu yang di unggulkan dalam software gratis apa saja kelebihan yang di milikinya?
beberapa di antaranya adalah:
  • Dalam Interfacenya begitu pertama kali di jalankan, aplikasi ini akan menampilkan sebuah gambar terbaru dari flickr. Gambar yang di tampilkan bersifat random. Koleksi dan Edit Foto lebih Seru dengan PhotoScape Image
  • Mempunya aplikasi screenshot dalam metode pengambilan gambar full page atau pun windows.
  • Memiliki Fitur Convert gambar, misalnya gambar awal ber-ekstensi GIF maka bisa di rubah ke JPEG. Koleksi dan Edit Foto lebih Seru dengan PhotoScape Image
  • Memiliki kemudahan dalam mencitakan animasi gambar menjadi Gif, tetapi hanya sebatas slide saja.
  • Fitur Print menjadikannya alternatif yang sempurna.
  • Dapat membaca gambar yang di kelompok kan dalam satu folder, sehingga anda tidak perlu susah – susah memberi nama yang berbeda ada masing-masing gambar nya. Cukup masukkan saja gambar dan kelompokkan sesuai isinya. Misalnya, anda mempunyai 10 foto keluarga, masukkan saja dalam folder baru dan beri nama Foto Keluarga. Begitu seterusnya.
  • Memiliki pilihan Frame yang cukup banyak, ini bisa di jadikan alasan untuk mengedit foto keluarga atau pun foto pre/weding.
Sedangkan beberapa kekurangannya adalah:
  • Fitur sering crash jika di jalankan  dalam beberapa task.
  • Olah gambar hanya sebatas fitur yang di sediakan, belum profesional seperti photoshop.
Dan daripada itu semua ada satu yang paling di perhitungkan, bahwa aplikasi ini bisa di download secara gratis melalui situs resminya di http://www.pho..load.php. Tetapi setahu penulis, bahwa sekarang ini PhotoScae sudah menjadi aplikasi umum di beberapa kalangaan Netter di Indonesia. Jadi, silahkan lengkapi koleksi software grafis anda.

Caranya Membuat Multiple Windows Ala MacIntosh

Siapa yang tidak kenal MacInstosh? sistem operasi yang di keluarkan oleh Apple Inc. Kecanggihan beserta ke indahannya menjadikan Mac sebagai salah satu OS yang paling banyak di minati. Salah satu fitur yang menjadi andalannya adalah multi tasking. Mac bisa menjalankan beberapa task sekaligus dan menampilkannya di dekstop dalam bentuk petak-petak (tiles). Salah satau kelebihan yang tidak di miliki Sistem Operasi lainnya. Konsep yang sama juga sebenarnya sudah di keluarkan Microsoft dalam Windows 8 yaitu Metro UI, tetapi baru bisa di nikmati 2012 tahun depan. diambil dari www.putunik.com
Multiple Windows Ala MacIntosh, Mau? Image
Konsep yang sama sebenarnya juga bisa kita rasakan melalui Windows. Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi pihak ke tiga yaitu Virtual Dekstops. Aplikasi ini juga besutan dari Dexpot yang sudah lama berdiri sejak 2008.
Dengan aplikasi ini, maka bentuk-bentuk windows yang kita buka bisa di susun dalam dekstops secara tiles. Langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Download terlebih dahulu Dexpot Virtual Dekstops di situs resminya yang beralamat di http://www.de…wnload. Saat artikel ini ditulis, Dexpot sudah mencapai versi 1.6 Beta. Tetapi karena masih Beta, kami putuskan untuk memakai versi 1.5 yang sudah stabil. Multiple Windows Ala MacIntosh, Mau? Image
  2. Jalankan file yang sudah di download, kemudian klik Next untuk memulai InstallasiMultiple Windows Ala MacIntosh, Mau? Image
  3. Jika muncul jendela selanjutnya, klik saja I Agree. Multiple Windows Ala MacIntosh, Mau? Image
  4. Di lanjutkan dengan memberi tanda centang pada pilihan Free for private use only. Setelah itu klik Next.
  5. Tentukan Folder untuk Dexpot, lalu klik Next.
  6. Multiple Windows Ala MacIntosh, Mau? ImageSetelah keluar jendela pengaturan Registry Mechanic, berikan pilihan pada I Accept. Di lanjutkan dengan meng-klik Install.
  7. Tunggulah sebentar, karena di kanan bawah anda selanjutnya akan keluar installasi registry. Multiple Windows Ala MacIntosh, Mau? Image
  8. Sesudah itu, Restart lah windows anda dan rasakan perubahan yang terjadi pada windows anda ketika membuka dan menutup aplikasi secara bersamaan. Multiple Windows Ala MacIntosh, Mau? Image
Secara kesimpulan, aplikasi ini terbilang berat untuk komputer yang mempunyai spek di bawah rata-rata. Tetapi buat pengguna Windows XP SP 3 ke atasnya, aplikasi ini sudah bisa di install dan di gunakan.
Dekstop MultiTask ala Mac pun kini bisa coba dalam Windows. Selamat mencoba.

Century21 Broker Properti Jual Beli Sewa Rumah di Indonesia

Perusahaan Properti yang cukup handal dan sudah dipercayai sebagai broker Properti, Jual beli, sewa rumah di Indonesia,
Perusahaan Properti Century21 sudah di percaya oleh banyak konsumen untuk memasarkan properti baik itu penjualan maupun dalam penyewaan properti.
jadi apabila anda ingin menawarkan product properti anda, jangan lagi percayakan product penjualan atau penyewaan properti anda kepada Century21 yang sudah di percaya oleh banyak member.

adapun beberapa kota yang sudah di di dukung oleh layanan jasa ini adalah sebagai berikut :

Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bandung, Serang, Semarang, Denpasar, Bintaro, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Serpong, Solo, Kuta, Makassar, Sumedang, Karawang, Padalarang, Cimahi, Nusa Dua, Tabanan, Ubud, Tangerang, Bekasi, Pekalongan.

Tunggu Apa Lagi ? Segera Pasarkan Product Properti Anda di Century21,
Dan jika anda ingin membeli atau menyewa properti seperti perumahan, ruko, toko dan sejenisnya, jangan ragu lagi, segera hubungi Century21


By. Tunick

Loading..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More