"Selama 21 tahun Hubble telah dijadikan pusat pengamatan sains utama, memberikan kita banyak gambar-gambar baru dan indah di bidang astronomi," ujar Charles Bolden, Administrator dari pihak NASA.
Seperti yang dikutip dari New Kerala, observasi ke satu juta yang dilakukan oleh Hubble adalah planet HAT-P-7b, sebuah planet gas raksasa yang lebih besar dari Jupiter, dan mengorbit pada bintang yang lebih panas dari Matahari kita.
HAT-P-7b yang dikenal dengan nama Kepler 2b, telah dipelajari oleh teleskop Kepler, sementara Hubble digunakan untuk menganalisis komposisi kimia dari atmosfir planet tersebut.
"Kami sedang mencari kemungkinan adanya air. Observasi ini cukup sulit, karena untuk mendapatkan hasilnya mungkin memakan waktu berbulan-bulan," ujar Drake Deming dari University of Maryland dan Godard Space Flight Center.
Deming juga menambahkan bahwa kemampuan Hubble sangat cocok dalam meneliti atmosfir eksoplanet. "Kami juga senang apabila penelitian tersebut berhasil diungkap," katanya.
0 Comments:
Post a Comment